RI Manfaatkan Peluang saat Selat Hormuz Ditutup
Sabtu, 11 April 2026 – 07:06 WIB
Foto Selat Hormuz antara Teluk Persia dan Teluk Oman yang dipotret dari satelit milik NASA. Foto: NASA
“Mereka siap membeli dengan harga berapa pun,” katanya.
Lebih lanjut, Sudaryono menjelaskan rencana sebelumnya untuk menutup sejumlah pabrik pupuk dalam negeri kini dibatalkan.
Hal ini dikarenakan meningkatnya kebutuhan global yang membuka peluang ekspor lebih luas bagi Indonesia.
“Pabrik-pabrik yang tadinya direncanakan untuk disuntik mati, tetapi sekarang tidak jadi. Karena ternyata permintaan sangat tinggi,” jelasnya.
Dia juga menuturkan dirinya telah melaporkan perkembangan hal itu kepada Presiden Prabowo Subianto, termasuk potensi komunikasi dari pemimpin negara lain terkait kebutuhan pupuk.(antara/jpnn)
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menyebut Indonesia siap mengekspor 1,5 juta ton pupuk saat Selat Hormuz kawasan Timur Tengah ditutup.
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul
BERITA TERKAIT
- Militer Kuwait Klaim Cegat 32 Drone yang Ditembakkan Iran
- Perkuat Sinergi UMKM Go Global, Bank Mandiri Dorong Produk Binaan Masuk Pasar Dunia
- Harga BBM Merangkak Naik, Konsumen Dinilai Makin Selektif Beli Mobil
- Selat Hormuz Memanas, Waka MPR Eddy Ingatkan Ancaman bagi Pasokan Energi Global
- Perkuat Kemitraan dengan Pelaku Usaha, Bea Cukai Intensifkan Kegiatan CVC di Daerah
- Bea Cukai Beri Izin Fasilitas Kawasan Berikat kepada Perusahaan Mainan Asal Jombang
JPNN.com




