Ribuan Calon PPPK Paruh Waktu Belum Punya NIP, Siap-siap Digeser ke OPD Lain
jpnn.com - KOTA BIMA – Hingga Kamis (4/12), ribuan calon PPPK Paruh Waktu di lingkup Pemerintah Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), belum mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Tercatat terdapat 2.635 calon PPPK Paruh Waktu di Pemkot Bima.
Jumlah ASN di Kota Bima per 1 Desember 2025 terdiri atas 3.250 PNS, 2.209 PPPK, dan 2.635 PPPK Paruh Waktu.
Namun, untuk ribuan PPPK Paruh Waktu tersebut statusnya masih calon ASN karena belum mendapatkan NIP.
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, Mariamah mendorong percepatan penataan PPPK dan PPPK Paruh Waktu pada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) teknis yang masih kekurangan pegawai.
Penataan ini penting sebagai langkah memperkuat pelayanan publik dan meningkatkan efektivitas kinerja pemerintah daerah.
"Peran tenaga PPPK dan pegawai honorer yang dalam waktu dekat akan memperoleh Nomor Induk PPPK Paruh Waktu, fokus kita (Pemkot Bima) penguatan pada sektor yang mendukung peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), seperti penarikan retribusi sampah dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)," ujarnya seusai memimpin rapat koordinasi (rakor) pendayagunaan tenaga ASN PPPK dan PPPK Paruh Waktu lingkup Pemerintah Kota Bima, Kamis.
Pj Sekda menyampaikan perlunya langkah cepat dalam menata tenaga PPPK dan PPPK Paruh Waktu agar dapat ditempatkan pada OPD teknis yang masih membutuhkan tambahan personel.
Ribuan calon PPPK Paruh Waktu belum menerima NIP, dibuka peluang penugasan ke OPD lain.
- Saatnya Berjuang Meraih PNS, PPPK Statusnya Sangat Lemah
- 5 Berita Terpopuler: Keputusan Penting Diteken, Gaji Guru PPPK Paruh Waktu 2026 Naik 87,5%, Sudah Adil?
- Honorer Sudah Lama Mengabdi Gagal PPPK Paruh Waktu, Apa Solusinya?
- Honorer jadi PPPK Paruh Waktu Sudah 100%, Tidak Ada Sisa
- Petugas MBG Diangkat PPPK Penuh Waktu, Guru Honorer Belasan Tahun Hanya Paruh Waktu, Tidak Adil!
- Soal Wacana Pegawai SPPG jadi PPPK, BKD Jabar Tunggu Arahan
JPNN.com




