Robert Kardinal Desak Pemerintah Atasi Monopoli Penerbangan di Kawasan Timur
Robert menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan sangat bergantung pada transportasi udara.
Karena itu, keberadaan sistem penerbangan yang kompetitif dan terjangkau menjadi kebutuhan mendesak.
Dia lalu mengutip pernyataan mantan Presiden RI yang juga Bapak Dirgantara Indonesia, Baharuddin Jusuf Habibie yang menegaskan bahwa Indonesia, sebagai negara kepulauan, tidak bisa hanya mengandalkan transportasi darat (kereta api/jalan raya) atau laut.
Transportasi udara adalah keharusan untuk menyatukan Nusantara dan mempercepat mobilitas manusia serta barang
"Amerika saja, walaupun sudah ada jalan raya, highway, sudah ada kereta api masuk sampai semua kampung-kampung, tetapi penduduk Amerika yang 400 juta orang itu, satu tahun itu 1,6 miliar orang naik pesawat. Tetap pesawat dibutuhkan. Apalagi kita. Yang pulau-pulau. Padahal satu Amerika itu satu daratan," tegasnya.
Anggota Komisi IV DPR RI ini optimis, jika ada regulasi yang dapat membenahi struktur pasar di industri penerbangan kita, maka tiket murah bukanlah hal yang mustahil.
"Negara harus hadir sebagai regulator yang adil, bukan justru membiarkan rakyat terjebak dalam sistem yang tidak kompetitif,” pungkasnya. (dil/jpnn)
Robert menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan sangat bergantung pada transportasi udara
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
- Golkar DKI Gelar Sarasehan, Mulai Panaskan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029
- Perjalanan Internasional Kembali Normal, Golden Rama Catat Pertumbuhan Permintaan 11,2%
- 2 Target Politik Golkar: Kawal Prabowo-Gibran, Kursi Legislatif Harus Bertambah
- DPP AMPI Tunjuk Mafa Uswanas Jadi Plt Ketum, Usulkan Pemecatan Jerry Sambuaga dari Golkar
- Bahlil Jadi Avatar Nusantara, Pengamat Sebut Konten Kreatif Efektif Dekati Anak Muda
- KPK OTT Bupati Pemalang, Amankan Uang Tunai Rp2 Miliar Lebih
JPNN.com




