Robert Kardinal Desak Pemerintah Atasi Monopoli Penerbangan di Kawasan Timur

Robert Kardinal Desak Pemerintah Atasi Monopoli Penerbangan di Kawasan Timur
Anggota Komisi IV DPR Robert J. Kardinal mendorong dilakukan evaluasi atas seluruh perizinan pembangunan tanggul hingga reklamasi pantai yang ada di seluruh pesisir dan pantai Indonesia. Foto: dok sumber

Robert menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan sangat bergantung pada transportasi udara.

Karena itu, keberadaan sistem penerbangan yang kompetitif dan terjangkau menjadi kebutuhan mendesak.

Dia lalu mengutip pernyataan mantan Presiden RI yang juga Bapak Dirgantara Indonesia, Baharuddin Jusuf Habibie yang menegaskan bahwa Indonesia, sebagai negara kepulauan, tidak bisa hanya mengandalkan transportasi darat (kereta api/jalan raya) atau laut.

Transportasi udara adalah keharusan untuk menyatukan Nusantara dan mempercepat mobilitas manusia serta barang

"Amerika saja, walaupun sudah ada jalan raya, highway, sudah ada kereta api masuk sampai semua kampung-kampung, tetapi penduduk Amerika yang 400 juta orang itu, satu tahun itu 1,6 miliar orang naik pesawat. Tetap pesawat dibutuhkan. Apalagi kita. Yang pulau-pulau. Padahal satu Amerika itu satu daratan," tegasnya.

Anggota Komisi IV DPR RI ini optimis, jika ada regulasi yang dapat membenahi struktur pasar di industri penerbangan kita, maka tiket murah bukanlah hal yang mustahil.

"Negara harus hadir sebagai regulator yang adil, bukan justru membiarkan rakyat terjebak dalam sistem yang tidak kompetitif,” pungkasnya. (dil/jpnn)

Robert menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan sangat bergantung pada transportasi udara


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News