Rumah Pengacara Mau Dibakar, Dilempar Bom Molotov, Polisi Masih Buru Pelaku
jpnn.com, JAKARTA - Rumah seorang pengacara dilempar bom molotov di wilayah Ciracas, Jakarta Timur.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP Made Budi menyatakan polisi masih memburu pelaku.
"Kami masih selidiki, kami sudah memeriksa dua saksi terkait dugaan teror rumah seorang pengacara tersebut," katanya, Sabtu.
Peristiwa yang menimpa korban bernama Sulardi ini terjadi pada Rabu (1/7) sekitar pukul 02.30 WIB di Jalan Mustika Ratu Nomor 01, RT 05/RW 04, Ciracas, Jakarta Timur.
Menerima laporan terkait dugaan percobaan pembakaran dan perusakan tersebut, polisi langsung mengumpulkan alat bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap identitas para pelaku.
Berdasarkan keterangan saksi Niman dan Dadang, dua orang yang diduga pelaku datang berboncengan menggunakan motor.
Setibanya di depan rumah korban, salah seorang pelaku melemparkan sebuah botol yang diindikasikan sebagai bom molotov ke arah pagar rumah.
"Jadi, para saksi melihat bahwa diduga pelaku melemparkan botol dengan indikasi (bom molotov) ke arah pagar dari rumah korban. kemudian diduga pelaku pergi meninggalkan tempat kejadian tersebut," jelas Budi.
Pelaku pelemparan bom molotov ke rumah seorang pengacara berjumlah dua orang menggunakan motor.
- Driver Ojol Lempar Molotov ke Pos Polisi di Surabaya, Sahroni: Jangan Toleransi Oknum Anarkistis
- Gegara Ucapan Ini, 2 Pengacara Nadiem Dilaporkan ke Dewan Kehormatan Peradi
- Siap jadi Wadah Aspirasi untuk RUU Advokat, PETISI AHLI: Demi Kepentingan Bangsa
- Polisi Tangkap Pelaku Penyerangan Bom Molotov Sekretariat Mahasiswa di Makassar
- Pelaku Penyerangan Bom Molotov di Makassar Sudah Diciduk, Ini Motifnya
- Bengkel di OKI Ternyata Produksi Senjata Api Rakitan, Ada Revolver hingga Bom Molotov
JPNN.com




