Rumah Tahfiz di Sumsel Berkembang Pesat, Gubernur Herman Deru: Saya Sejujurnya Terharu
Berkat dukungan berbagai pihak, termasuk para penggerak pendidikan Al-Qur'an, membuat program itu terus tumbuh di Sumsel.
“Saya hampir tidak percaya mau dibuat satu desa satu rumah tahfiz, tetapi ternyata Ustaz Malik dan para ustaz lainnya mendukung program ini,” katanya.
Herman Deru menyebut dalam kurun waktu empat tahun jumlah rumah tahfiz di Sumsel telah mencapai lebih dari 5.000 rumah tahfiz.
Menurut Herman Deru, percepatan perkembangan tersebut terjadi karena adanya perubahan pola pikir masyarakat terhadap pendidikan keagamaan.
“Kenapa bisa cepat, karena perubahan cara berpikir, mindset jadi perubahan. Rumah tahfiz ini tidak hanya berbicara bangunan, tetapi kegiatan belajar mengajar Al-Qur'an,” ucapnya.
Dia juga menyinggung prestasi Sumsel di ajang MTQ Nasional.
Herman Deru mengatakan Sumsel pernah masuk 10 besar MTQ Nasional pada 2006, lalu kembali berhasil masuk 10 besar pada 2022 setelah penantian selama 16 tahun.
“Bangga kita,” tegasnya.
Gubernur Herman Deru mengaku terharu melihat perkembangan rumah tahfiz yang sebelumnya jadi salah satu program unggulannya pada periode pertama kepemimpinannya
- Cegah Karhutla Sejak Dini, Polres OKU Timur Memperkuat Sinergi Lintas Sektor
- Sepekan Kabur, Pelaku Penembakan Petani OKI Diringkus Polisi di Riau
- Jalan Provinsi di Sumsel Mulai Diperbaiki Juli Ini, Pemprov Siapkan Anggaran Rp 380 Miliar
- Petugas Gabungan Gerak Cepat Padamkam Karhutla di Muara Enim, Cegah Kobaran Api Meluas
- Karhutla di Lahan Gambut OKI Belum Jinak, Helikopter Water Bombing Dikerahkan Padamkan Api
- Kabar dari Herman Deru soal Nasib PPPK Paruh Waktu di Sumsel
JPNN.com




