Rupiah Mata Uang Terlemah Kelima di Dunia, Ekonom: Fondasi Ekonomi Rapuh
Senin, 11 Mei 2026 – 11:48 WIB
KForbes Advisor pada April 2026 menempatkan rupiah sebagai mata uang terlemah kelima di dunia berdasarkan nilai tukarnya terhadap dolar Amerika Serikat atau USD. Foto: Ricardo/JPNN
“Sementara kebutuhan impor tetap tinggi, terutama energi dan barang modal. Akibatnya permintaan dolar terus meningkat,” jelas Achmad.
Dia menambahkan jika rupiah terus melemah, maka yang tergerus bukan hanya nilai tukar, tetapi juga rasa percaya diri nasional.
“Indonesia tidak kekurangan sumber daya. Yang kurang adalah keberanian untuk membangun ekonomi yang produktif dan tahan guncangan,” pungkas Achmad.(mcr10/jpnn)
Forbes Advisor pada April 2026 menempatkan rupiah sebagai mata uang terlemah kelima di dunia berdasarkan nilai tukarnya terhadap dolar Amerika Serikat atau USD.
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul
BERITA TERKAIT
- Menkeu Tekankan Transaksi PFII Pakai Valas Tak Ganggu Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
- PFII Strategis untuk Memperkuat Ekonomi dan Moneter Jangka Panjang
- Pajak Nol di PFII hingga 50 Tahun, Purbaya: Bukan Lost, tetapi Potential Gain
- Waduh, Investor 'Wait and See', Pagi Ini Rupiah Dibuka Melemah 42 Poin
- Tinjau Nasabah PNM di Mojokerto, Danantara Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan
- Kekhawatiran Investor Mereda, Kurs Rupiah Moncer
JPNN.com




