Rupiah Melemah, Wisatawan Malaysia Berbondong-bondong ke Bandung
jpnn.com, BANDUNG - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar tidak melulu dianggap sebagai sebuah kerugian.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung justru melihat ada peluang besar yang tengah dinikmati sektor pariwisata Kota Bandung, terutama dari kedatangan wisatawan asal Malaysia.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan saat ini berkembang persepsi di Malaysia bahwa Bandung merupakan salah satu destinasi kuliner terbaik di Asia.
Kondisi tersebut membuat jumlah wisatawan Malaysia yang datang ke Kota Kembang terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
Tak hanya itu, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap ringgit Malaysia juga menjadi faktor yang menguntungkan sektor pariwisata Bandung.
Dengan nilai tukar ringgit yang lebih kuat, wisatawan Malaysia memiliki daya beli lebih tinggi saat berlibur di Bandung sehingga berbagai kebutuhan wisata, mulai dari kuliner, belanja hingga akomodasi terasa lebih murah.
"Saat ini tren yang sangat menarik. Di Malaysia berkembang anggapan bahwa Bandung merupakan salah satu destinasi kuliner terbaik di Asia. Akhirnya wisatawan Malaysia ramai-ramai datang ke Bandung," kata Farhan di Bandung, Senin (15/6/2026).
"Ditambah lagi nilai tukar ringgit sedang kuat, sehingga ketika datang ke Bandung mereka merasa harga-harga relatif lebih murah," lanjutnya.
Nilai tukar ringgit yang perkasa membuat biaya liburan di Bandung terasa lebih murah bagi wisatawan Malaysia, sektor pariwisata pun bergairah.
- Kinerja Dunia Usaha Positif, Rupiah Makin Perkasa di Hadapan USD
- Alhamdulillah, Rupiah Terus Menguat di Hadapan USD
- Tancap Gas, Rupiah Meroket 82 Poin, USD Jadi Rp 17.986
- Rupiah Gas Pol, IHSG Menghijau, Semua Terdampak The Fed
- Ekspektasi pada Suku Bunga The Fed Turun, Kurs Rupiah Gas Pol!
- Vibes Hutan Tropis Hadir di PIK2, The Daun Bikin Betah Menikmati Suasana Berbeda
JPNN.com




