Rupiah Menguat 25 Poin, USD Kini di Level Rp 17.997
jpnn.com, JAKARTA - Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan laporan S&P Global Indonesia terkait Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang naik ke level 50,2 pada Juli 2026 dari posisi 46,9 pada Juni berdampak baik pada nilai tukar rupiah.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Senin, bergerak menguat 25 poin atau 0,14 persen menjadi Rp 17.997 per dolar AS (USD) dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp 18.022 per USD.
“Angka di atas level 50 menunjukkan kondisi operasional manufaktur kembali membaik pada awal kuartal III/2026,” ungkapnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.
Lebih lanjut, perbaikan tersebut ditopang oleh kembalinya pertumbuhan volume produksi setelah empat bulan mengalami kontraksi.
S&P Global mencatat peningkatan produksi didorong oleh mulai membaiknya kondisi permintaan dan meningkatnya kepercayaan pelanggan, walaupun di sisi lain. kenaikan harga bahan baku disebut masih menahan laju ekspansi.
Sentimen lainnya berasal dari rilis Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa Indonesia mencatatkan deflasi sebesar 0,14 persen secara bulanan (month to month/MtM) pada Juni 2026., setelah sebelumnya mencatat inflasi 0,44 persen pada Mei 2026.
Ibrahim menyebut untuk sentimen global, Presiden AS Donald Trump dilaporkan telah membatalkan rencana serangan militer besar-besaran AS terhadap Iran setelah negara-negara di Timur Tengah (Timteng) meminta waktu untuk melakukan negosiasi.
Pernyataan tersebut memicu penurunan tajam harga minyak sebesar lebih dari USD 5 per barel pada awal perdagangan di Asia.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Senin, bergerak menguat 25 poin atau 0,14 persen menjadi Rp 17.997 per dolar AS (USD)
- Dampak El Nino, Bank Mandiri Proyeksi Inflasi 3,5 Persen
- Kabar Baik dari Rupiah, Alhamdulillah Moncer
- DPR dan Pemerintah Targetkan Tingkat Kemiskinan Turun ke 6 Persen di Tahun 2027
- BPS Ungkap Perbedaan Garis Kemiskinan Indonesia & World Bank
- Sentimen dari The Fed Menguat, Bagaimana Kondisi Rupiah Hari Ini
- Inflasi Riau Tembus 3,27 Persen pada Agustus 2026, Harga Ayam Jadi Pemicu
JPNN.com




