Saat Konsolidasi PDIP Jatim, Megawati Ungkit Keteladanan Militansi Bung Karno
jpnn.com, SURABAYA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyebut Jawa Timur (Jatim) memiliki posisi penting dalam sejarah perjuangan dan pembentukan pemikiran Presiden Pertama RI Soekarno atau Bung Karno.
Megawati menmyampaikan hal tersebut saat memberikan pengarahan dalam Konsolidasi PDIP Jatim di Surabaya, Minggu (23/8).
Menurut Megawati, dalam perspektif ideologis dan historis, Jawa Timur sangat penting.
"Sebab, Bung Karno lahir, dibesarkan, dan menggembleng diri di Jawa Timur ini," kata Megawati.
Presiden kelima RI itu bahkan mengatakan Bung Karno menganggap Surabaya sebagai Dapur Nasionalisme.
"Surabaya, Mojokerto, dan Blitar penuh dengan rekam jejak sejarah perjuangan Bung Karno. Beliau sendiri menyebutkan Surabaya merupakan Dapurnya Nasionalisme,” lanjut Megawati.
Wapres kedelapan RI itu mengatakan Bung Karno selama di Surabaya menamatkan pendidikan di HBS (Hoogere Burgerschool) sekaligus berguru kepada HOS Tjokroaminoto.
Megawati menyebutkan Bung Karno tinggal di sebuah ruangan sempit tanpa jendela dan hanya menggunakan penerangan lampu teplok selama menempuh pendidikan.
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengingatkan kadernya tidak menempatkan uang dalam perjuangan politik.
- PDIP Bakal Gelar Pekan Peduli Sampah Nasional, Gerakan Dipusatkan di Jakarta
- PDIP Bakal Pecat Bupati Klaten, Surat Terbit Senin Besok
- Tanam Mangrove di Malang Selatan, Sekjen PDIP: Wujud Tanggung Jawab Jaga Kehidupan
- Minta Pemerintah Belajar dari Bu Mega, Hasto Sebut Karhutla Turunkan Muruah Negara
- Bicara Gerakan Merawat Pertiwi, Hasto PDIP Ungkit Cara Ciptakan Lapangan Kerja
- Polemik Ijazah Gibran, Guntur PDIP Sebut Ada Operasi Politik Saat Itu
JPNN.com




