Saatnya Media dan Praktisi Humas Bersatu

Saatnya Media dan Praktisi Humas Bersatu
Webinar Media LABS bertajuk Quo Vadis Jurnalisme Vs Korporasi di Era Digital. Foto tangkapan layar

jpnn.com, JAKARTA - Dirjen Informasi & Komunikasi Publik Kementerian Kominfo, Usman Kansong menuturkan pemerintah saat ini sedang melakukan tranformasi digital agar terjadi pemerataan akses di seluruh Indonesia.

Hal ini disampaikan Usman dalam webinar yang digelar oleh Media Labs Digital Communications Agency.

“Dengan pemerataan itu kami berharap terjadi komunikasi yang menghidupkan, di mana komunikasi yang bersifat informatif, persuasif dan kritis,” ujar mantan salah-satu pimpinan Media Indonesia Grup itu.    

CEO Media Labs, Dudy S. Takdir mengatakan pihak korporasi harus cekatan dan kreatif dalam kondisi seperti saat ini.

“Kalau tidak, Anda akan terbawa arus disinformasi,” kata Dudy.

Sementara pembicara dari kalangan korporasi, Kristanto Hartadi (Pertamina Hulu Indonesia/PHI) dan Dwimawan Heru (Jasa Marga), sepakat pihak korporasi harus menyadari saat ini teknologi digital telah membawa berbagai perubahan pola kerja media massa, sehingga perlu diantisipasi dengan seksama.

“Korporasi harus rajin memitigasi pemberitaan,” ujar Kristanto yang mantan Pemred Sinar Harapan yang sekarang menggawangi Hubungan Media PHI.

Sedangkan, Heru memaparkan konsep buku tabungan media monitoring.

Pemerintah saat ini sedang melakukan tranformasi digital agar terjadi pemerataan akses di seluruh Indonesia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News