JPNN.com

Pembunuhan Sekeluarga di Deliserdang

Sadis, Para Korban Diikat Lalu Dibuang Hidup-hidup ke Sungai

Selasa, 23 Oktober 2018 – 12:32 WIB Sadis, Para Korban Diikat Lalu Dibuang Hidup-hidup ke Sungai - JPNN.com

jpnn.com, DELISERDANG - Sebuah fakta mengejutkan terungkap dari kasus pembunuhan sekeluarga di Deliserdang, Sumatera Utara.

Tiga korban yakni Muhajir dan istrinya Suniati serta anaknya, Solihin ternyata dibuang hidup-hidup ke sungai dengan kaki dan tangan terikat.

Hal itu terungkap setelah polisi menangkap pelaku, Agus Hariadi (AH), Rio Suryaningrat (R), Diansyahputra (D) dan Yayat (Y).

Polisi berhasil membongkar kasus pembunuhan keluarga Muhajir, Manajer PT Domas Tanjung Morawa yang beralamat di Dusun III, Desa Bangunsari, Kecamatan Tanjung Morawa, Deliserdang, setelah sempat misteri selama dua pekan.

AH sebagai otak pelaku pembunuhan itu, terpaksa ditembak petugas hingga tewas karena berusaha melawan saat hendak diboyong dari persembunyiannya di Pekanbaru.

“Menurut keterangan pelaku, pembunuhan itu diduga karena sakit hati lantaran istri Muhajir, Suniati, sering mengejek tersangka AH dengan sebutan Rombongan Gajah, sehingga tersangka menyimpan dendam,” sebut Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto di Rumah Sakit Bhayangkara, Senin (22/10).

Dari situ, tersangka AH pun merencanakan pembunuhan tersebut. Senin, 9 Oktober 2018 tersangka AH mendatangi rumah korban dengan alasan hendak meminjam uang. Selanjutnya, begitu masuk, tersangka AH langsung memukulkan gagang pistol rakitan yang memang sudah disiapkannya.

Selanjutnya terjadi pergumulan, Muhajir mengerang kesakitan. Mendengar suara suaminya, Suniati keluar dan beteriak. Kemudian, tersangka R langsung masuk ke rumah korban dan mengikat Muhajir dengan lakban begitu pula Suniati.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...