Sadis! Pembunuh Istri Pegawai Pajak di Manokwari Terancam Hukuman Mati
jpnn.com - Pelaku tindak pidana pembunuhan berencana terhadap AGT, istri salah satu pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Manokwari, Papua Barat, terancam penjara seumur hidup atau hukuman mati.
Kapolresta Manokwari Kombes Ongky Isgunawan menyebut penyidik telah menetapkan Yahya Himawan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.
Berdasarkan hasil penyelidikan serta barang bukti yang dikumpulkan, perbuatan tersangka dinilai memenuhi unsur Pasal 340, Pasal 338, dan Pasal 365 Ayat (3) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
"Tersangka berniat melakukan perampokan di rumah korban sejak Hari Minggu (9/11), dan Senin (11/11) pukul 10.00 WIT tersangka beraksi," ujar Ongky.
Rencana perampokan itu dipicu karena tersangka menghabiskan upah sebagai buruh renovasi rumah di kawasan Reremi Puncak sebesar Rp 3,3 juta untuk judi online pada Sabtu (8/11).
Tersangka kemudian berniat merampok rumah korban yang berjarak kurang lebih 300 meter dari lokasi renovasi, karena sebelumnya pernah melakukan pekerjaan pemasangan keramik dapur.
"Tersangka pernah pasang keramik di rumah korban lebih dari satu minggu. Sehingga, tersangka hafal situasi lingkungan dan keadaan rumah korban," ucap Ongky.
Kemudian, tersangka mendatangi rumah korban dengan alasan ingin menanyakan kondisi keramik setelah menerima informasi bahwa keramik tersebut mulai mengalami kerusakan.
Yahya Himawan pembunuh istri pegawai pajak secara sadis di Manokwari terancam hukuman mati. Begini kronologi peristiwa pembunuhan itu.
- Kasus Suami Bunuh Istri di Makassar Diduga Bermotif Asmara
- Pria di Palembang Tewas Dibacok Gegara Tegur Pelaku, Polisi Buru IW
- Keji Pelaku Pembunuhan Dua Wanita di Banyumas
- Polisi Tangkap Suami Diduga Bunuh Istri di Makassar
- Cinta Terlarang Berujung Maut di Ogan Ilir, Remaja Bunuh Kekasih Hamil dengan Racun
- Pemuda Merampok Emas dan Aniaya Bu Nurwati
JPNN.com




