Saiful Anam Yakin Bharada E Akan Dapat Hukuman Ringan, Ini Penjelasannya

Saiful Anam Yakin Bharada E Akan Dapat Hukuman Ringan, Ini Penjelasannya
Bhayangkara Dua Richard Eliezer atau Bharada E. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Pusat Riset Politik Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI) Saiful Anam meyakini bahwa Bharada E bakal mendapatkan hukuman ringan terkait kasus kematian Brigadir J.

Dia mengatakan penembakan yang dilakuakn Bharada E atas perintah Irjen Ferdy Sambo bakal jadi pertimbangan hakim yang memeriksa dan mengadili perkara itu.

"Bharada E sangat dilematis apakah akan mengikuti perintah atasan atau tidak, meskipun pada akhirnya dia bisa jadi dengan sangat terpaksa mengikuti arahan maupun perintah atasan," kata Saiful Anam kepada JPNN.com, Kamis (11/8).

Saiful Anam menjelaskan, dalam hukum, seseorang yang melakukan tindak pidana atas perintah atasan dapat dikategorikan sebagai alasan 'pemaaf dan pembenar'.

"Bharada E ini melakukan perintah atasan, tentu atas perbuatannya tersebut mestinya dapat dijadikan dasar untuk memaafkan dan membenarkan perbuatan yang dilakukan," ujar dosen Fakultas Hukum Universitas Sahid Jakarta itu.

Menurut Saiful Anam, Bharada E tidak ada pilihan lain untuk tidak melaksanakan perintah Irjen Ferdy Sambo.

"Sehingga sangat beralasan setidak-tidaknya dapat mengurangi pidana yang dijatuhkan kepada yang bersangkutan," tambah pakar hukum tata negara Universitas Indoneia itu. (cr1/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!

Direktur PRPHKI Saiful Anam meyakini bahwa Bharada E bakal mendapatkan hukuman ringan terkait kasus kematian Brigadir J, simak selengkapnya.


Redaktur : Dedi Yondra
Reporter : Dean Pahrevi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News