Sang Wakil Jadi Tersangka Korupsi, Wali Kota Bandung Kecewa: Teman Seperjuangan
jpnn.com, BANDUNG - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengaku sedih melihat wakil wali kota Erwin tersandung masalah hukum.
Erwin ditetapkan sebagai tersangka kasus jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.
Farhan mengatakan, Erwin adalah rekan seperjuangannya saat bertarung dalam kontestasi politik Pilkada Kota Bandung 2024.
“Saya sedih. Sedih pisah lah. Bagaimanakan juga teman seperjuangan ya,” kata Farhan saat dijumpai di Pendopo Bandung, Kamis (11/12/2025).
Kendati begitu, hal tersebut merupakan sentimen personalnya. Sebagai kepala daerah Kota Bandung, ia berjanji menjaga amanah yang diberikan masyarakat.
"Tapi bagaimanapun juga saya tetap harus menjaga sebuah janji dari visi kota Bandung yaitu amanah. Jadi ini yang sedang kami upayakan untuk memenuhi janji tersebut," ujarnya.
Seperti diketahui Erwin ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan wewenang oleh Kejari Bandung, bersama Anggota DPRD sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Rendiana Awangga, pada Selasa (9/12).
Keduanya ditengarai secara bersama-sama terlibat meminta sejumlah projek pengadaan barang dan jasa kepada untuk diarahkan kepada pihak-pihak yang terafiliasi dengan mereka, dengan menyalahgunakan kekuasaannya.
Reaksi Wali Kota Bandung Muhammad Farhan soal wakilnya Erwin jadi tersangka jual beli jabatan.
- Pengelolaan Teras Cihampelas Bandung Diserahkan ke Pemprov Jabar
- Baru Keluar dari Rumah Sakit, Wali Kota Bandung Farhan Tinjau ke Sekolah
- Begini Kondisi Walkot Farhan Setelah Pingsan dan Dilarikan ke Rumah Sakit
- Mengeluh Sakit di Balai Kota, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit
- Pingsan di Balai Kota, Wali Kota Bandung Farhan Dilarikan ke IGD
- Bandara di Bandung Ini Segera Aktif Lagi, Siap Layani 11 Rute Domestik dan Internasional
JPNN.com




