Satgas Nataru Pertamina, Jadi Langkah Nyata Perbaikan Layanan Energi Jelang Libur Akhir Tahun
jpnn.com, JAKARTA - Percepatan pembentukan Satgas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) Pertamina dinilai sebagai langkah strategis dalam mengantisipasi lonjakan konsumsi energi.
Satgas yang melibatkan seluruh Subholding dan Anak Usaha ini mulai bekerja 24 jam penuh, lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Pakar Kebijakan Publik sekaligus Dosen Ilmu Pemerintahan UMY, Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan, menyebut pengaktifan Satgas Nataru sebagai bentuk kesungguhan Pertamina untuk meningkatkan kualitas layanan.
“Saya menyambut baik adanya Satgas Nataru. Pertama, ini bentuk respons positif dari Pertamina untuk memperbaiki kinerja, untuk membuktikan bahwa Pertamina itu bisa melayani masyarakat, tidak hanya jual produk,” ujarnya.
Dia menilai kehadiran Satgas bisa menjawab keraguan publik terkait berbagai persoalan distribusi energi yang muncul pada momentum liburan sebelumnya.
Bachtiar juga menilai percepatan pembentukan Satgas sebagai sinyal bahwa Pertamina lebih siap dalam menghadapi lonjakan konsumsi energi.
“Kalau lebih cepat berarti memang lebih prepared harapannya, sehingga tidak terburu-buru. Berarti kalau dibentuk sejak awal memang ada upaya besar yang dilakukan,” jelasnya.
Bachtiar berharap layanan Pertamina dapat terintegrasi dari hulu ke hilir sehingga lebih responsif terhadap kebutuhan publik.
Kehadiran Satgas bisa menjawab keraguan publik terkait berbagai persoalan distribusi energi yang muncul pada momentum liburan sebelumnya.
- Mantan Wamen ESDM Akui Ada Kontrol Pemerintah Dalam Impor BBM
- Pertamina Dorong UMKM Agar Bisa Naik Kelas Lewat Program SMEXPO
- Mau UMKM Kamu Naik Kelas & Penjualan Meningkat? Ikuti Program Pendampingan Pertamina
- Raih Rating ESG A, Pertamina Patra Niaga Perkuat Komitmen Keberlanjutan Menuju NZE 2060
- Pertamina Salurkan Hibah Teknologi Tepat Guna Senilai Rp 900 Juta
- Pertamina Salurkan Hibah Teknologi Tepat Guna Senilai Rp 900 Juta ke Pelaku UMK
JPNN.com




