Satire Terhadap TNI Tak Boleh Berubah Jadi Propaganda Pecah Belah Bangsa
Minggu, 12 Juli 2026 – 21:26 WIB
Pakar Komunikasi Politik Syurya M. Nur. Foto: Source for JPNN
"Perbedaan pendapat adalah bagian dari demokrasi, tetapi persatuan bangsa harus tetap menjadi tujuan bersama. Demokrasi akan semakin kuat apabila kritik disampaikan secara bertanggung jawab, berbasis fakta, dan diarahkan untuk memperbaiki kehidupan berbangsa dan bernegara," tutup Syurya. (rhs/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Pakar Komunikasi Politik Syurya M. Nur mengingatkan satire terhadap TNI tak boleh berubah jadi propaganda pecah belah bangsa.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
BERITA TERKAIT
- Jenderal Agus Subiyanto Gelar 72 Lomba Open Turnamen Menjelang HUT ke-81 TNI
- Sigap Tangani Karhutla, TNI Tuai Apresiasi di Medsos
- Mengancam Demokrasi dan Negara Hukum, Ekspansi Militer ke Ranah Sipil Harus Disetop
- Gandeng TNI, BULOG Mempercepat dan Masifkan Bantuan Pangan untuk 33,2 Juta Penerima
- Cek Karhutla di Ketapang, Menhut Raja Juli: Titik Hotspot Turun, Tetapi
- Analisis Andi Widjajanto soal Demokrasi Terpuruk & Publik Kian Tak Puas pada Prabowo
JPNN.com




