Kamis, 22 November 2018 – 17:43 WIB

Satu Lagi Legenda Bulutangkis Meninggal Dunia

Senin, 15 Maret 2010 – 00:29 WIB
Satu Lagi Legenda Bulutangkis Meninggal Dunia - JPNN.COM

JEMBER - Dunia olahraga Indonesia khususnya cabang olahraga bulu tangkis berduka. Mantan pebulutangkis putra terbaik Indonesia Mulyadi alias Ang Tjing Siang, 68, Minggu (14/3) siang sekitar pukul 11.00 mengembuskan nafas terakhir di RS Malang Jawa Timur. 

Ketua Pengkab PBSI Jember Fathur Rozi mengatakan, pebulutangkis putra kelahiran Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember Jawa Timur, meninggal setelah menjalani perawatan akibat komplikasi penyakit dan serangan demam berdarah. Sebelumnya, almarhum sempat mendapat perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Jember.

Mulyadi yang memperkuat tim Piala Thomas Indonesia pada 1961, 1964, 1967, dan 1970, meninggalkan seorang istri dan dua anak. Jenazah pebulutangkis yang kalah dalam final All England 1971 dari Rudy Hartono itu kini disemayamkan di rumahnya di Jember. "Rencananya, keluarga akan memakamkan jenazah Pak Mulyadi pada Kamis nanti tanggal 18 Maret 2010," kata Fathur Rozy yang juga mantan pebulutangkis nasional asal Jember.

Ditambahkan Rozy, kepergiaan Mulyadi selama-lamanya merupakan sebuah kehilangan seorang pahlawan bulu tangkis Jember dan Indonesia. Sebab, Mulyadi adalah pebulutangkis asli Jember yang punya andil besar mengharumkan prestasi bulu tangkis Indonesia hingga disegani negara lain.
    
Bahkan, begitu memutuskan mengundurkan diri dari tim bulu tangkis Indonesia usai pulang dari All England 1972, Mulyadi tidak meninggalkan dunia bulu tangkis. Dia mendirikan klub bulu tangkis di Jember dengan membangun gedung bulu tangkis sendiri dan ditangani sendiri.
    
Namun, seiring usianya bertambah tua dan kondisi kesehatannya yang mulai menuru, pebulutangkis yang semasa jayanya sangat ditakuti Svend Pri mantan pebulutangkis andalan Denmark , "mulai mengurangi aktifitas di bulu tangkis. Sejak 1990-an, Mulyadi mengisi hari-harinya dengan bersepeda santai dan bermain golf.
    
Selama karir di pentas bulu tangkis, beragam turnamen dan kejuaraan nasional, Asia Tenggara, Asia, maupun dunia diikuti Mulyadi. Prestasinya mengharumkan Indonesia boleh dibilang tidak kalah dengan para mantan bulu tangkis nasional seangkatannya seperti Nyo Kim Bie, Tan Joe Hok, Ferry Souneville, Darmadi, Dharmawan Saputra, Indra Gunawan, Indratno, dan Rudy Hartono. Bahkan, saat memperkuat tim Piala Thomas empat kali dari 1961 hingga 1970, dia kerap menjadi pahlawan kemenangan. Baik ketika turun di nomor tunggal putra maupun ganda ganda putra. (ido/hdi)

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar