Sebaran Abu Vulkanik, Kegiatan Belajar Siswa di Kota Bandung dan Cimahi Masih Normal
jpnn.com, BANDUNG - Kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah-sekolah Kota Cimahi masih berjalan normal meski ada paparan debu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana mengatakan, paparan debu abu vulkanik Gunung Anak Krakatau ini dinilai belum terlalu serius sehingga tidak dilakukan perubahan skema KBM.
"Dampak di Cimahi sudah terasa, kemarin kita lihat juga, debunya sangat halus. KBM sementara belum (Daring), masih offline, tetap seperti biasa," kata Ngatiyana, di Jalan Raden Demang Hardjakusumah, Kota Cimahi, Senin (7/9/2026).
Meski begitu, evaluasi KBM akan dilakukan jika paparan debu abu vulkanik semakin serius hingga membahayakan peserta didik maupun guru.
Saat ini, Pemkot Cimahi melalui Dinas Pendidikan (Disdik) telah mengimbau kepada seluruh satuan pendidikan agar peserta didik dan guru menggunakan masker.
"Untuk pelaksanaan proses belajar-belajar. Kita tetap menggunakan masker, kita upayakan untuk anak-anak kita, kita upayakan untuk cari masker," ujarnya.
Di lokasi yang sama, Kepala Disdik Kota Cimahi, Nana Suyatna mengatakan, selain penggunaan masker, pihak sekolah juga diminta untuk mengurangi KBM di luar ruangan.
"Selain masker kita juga meminta pengurangan aktivitas di luar kelas, dan meminta satuan pendidikan agar jendela dan pintunya tertutup," beber Nana.
Kegiatan belajar siswa di Kota Bandung dan Cimahi masih berjalan normal, di tengah situasi penyebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
- Jambret Anak 13 Tahun, Pria di Bandung Babak Belur Dihajar Massa
- Pria Korban Penipuan Proyek di Cimenyan Bandung Ditemukan Pingsan Terikat Lakban
- Geger Penemuan Pria Terikat dan Mulut Dilakban di Cimenyan
- Kecelakaan Maut di Soetta Bandung, Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Sepeda Motor
- Polisi Tangkap Suami Mengamuk Gegara Diingatkan Istri Tidak Main Judi Online
- Pria di Bandung Sekap dan Ancam Perempuan, Kuras ATM Korban
JPNN.com




