Sebut Prabowo Selalu Diganggu, Fadli Zon Curigai Pihak Penikmat Comfort Zone
“Pak Prabowo pengin menghentikan praktik-praktik yang membuat negara kita yang begitu kaya, tetapi enggak bisa menikmati kekayaannya,” ujar Fadli. “Apa yang dilakukan Pak Prabowo ini mengusik comfort zone (zona nyaman, red).”
Lebih lanjut Fadli juga mengulas soal keberanian Presiden Prabowo melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak tawaran bantuan dari Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF).
Penyandang gelar M.Sc bidang development studies dari The London School of Economics and Political Science (LSE) itu menduga IMF punya agenda terselubung setiap menawarkan bantuan.
“Kita menolak IMF itu hal bagus. IMF itu enggak memberi obat, tetapi justru racun,” imbuhnya.
Fadli lantas membeber peran IMF dalam krisis moneter yang melanda Indonesia pada 1997-1998. Menurut dia, saat itu IMF justru tidak membantu.
Jika pada saat itu IMF benar-benar mau membantu Indonesia, katanya, sebenarnya bisa saja mencegah depresiasi rupiah tidak terlalu dalam. Misalnya, IMF bisa membantu Indonesia menegosiasikan ulang utang luar negeri.
Namun, Fadli meyakini lembaga keuangan global hasil Konferensi Bretton Wood itu tidak melakukan hal yang seharusnya bisa membantu Indonesia.
“Dia engak mau melakukan itu karena maunya rezim change (perubahan rezim, red) sehingga rupiah bukannya dibikin kuat, tetapi malah dihancurkan,” imbuh penulis buku ‘The IMF Game: The Role of the IMF in Bringing Down the Suharto Regime in May 1998’ itu.
Anggap Presiden Prabowo Subianto selalu diganggu, Fadli Zon curigai pihak penikmat comfort zone
- Survei Terbaru: Kepuasan Publik terhadap Gibran Masih di Bawah Prabowo, Jomplang!
- Data Pembanding PPPK & PPPK Paruh Waktu Tidak Sevalid BKN, Said: Bumi Langit!
- Hendardi Apresiasi Polri Berhasil Mengawal Sejumlah Aksi
- Puji Pidato Prabowo di Vladivostok, Sultan: Tingkatkan Kualitas Pengelolaan SDA di Daerah
- Kemenbud Tetapkan 1.172 Cagar Budaya Nasional, Perkuat Benteng Pelestarian
- Fadlun: 10 Forum PPPK & PPPK Paruh Waktu Tetap Demo 7 September Bawa 4 Tuntunan
JPNN.com




