Selasa, 20 Agustus 2019 – 16:43 WIB

Sehari, Empat Kos Mahasiswi Dibobol

Kamis, 29 September 2011 – 04:00 WIB
Sehari, Empat Kos Mahasiswi Dibobol - JPNN.COM

BENGKULU - Tidak hanya pembobol mobil dan mesin ATM yang marak beraksi, aksi pembobolan rumah kos belakangan ini kian meresahkan mahasiswa dan pelajar Bengkulu. Terbukti, Rabu  (28/9) di tempat dan waktu bersamaan, empat kamar kos di Jalan Rokan Kiri RT 3 RW 1 Kelurahan Padang Harapan, milik Maimuna, dibobol musang kepala hitam.

Hebatnya lagi, kejadian ini berlangsung di siang bolong. Diperkirakan antara pukul 08.30 hingga 10.30 WIB, saat penghuni kos Pika (20, Siska (20) Eni (20) dan Mima (20), semuanya mahasiswi Akbid Provinsi Bengkulu, sedang pergi kuliah.

Pelaku diduga orang yang sudah mengenal seluk beluk kos. Dengan mencongkel pintu gembok, pelaku mengobrak-abrik isi di kamar kos tersebut. Kejadian ini sendiri pertama kali diketahui Pika, usai pulang dari kampus.

"Kosan dimasuki maling pak, kami curiga karena gembok rumah sudah tidak rapi seperti semula saat pulang. Pelakunya nampaknya pintar, setelah merusak gembok, lalu dikunci lagi sehingga nampak tidak seperti sudah dicuri. Ada empat pintu kos yang dirusak dan kamarnya diacak-acak pelaku," terang Eni salah satu penghuni kos kepada Rakyat Bengkulu (JPNN Grup).

Namun apes bagi pelaku, ia diduga hanya berhasil membawa lari uang Rp 100 ribu dan ATM. "Di sini sudah dua kali pak terjadi kemalingan, minggu yang lalu ditempat ini juga uang Rp 1 juta hilang di kamar milik Dewi. Kasus pencurian ini telah kami laporkan ke Polsek Gading Cempaka," pungkas Eni yang mengaku kamarnya juga dibongkar maling.

Sehari sebelumnya, rumah Sasep Surawan (23), warga Jalan Meranti 4 RT 11, Kelurahan Sawah Lebar, juga disatroni maling. Kejadian ini membuat korban kehilangan uang tabungan Rp 3,7 juta yang disimpan di lipatan baju dalam lemari kamarnya.
Aksi pencurian itu terjadi Selasa (27/9) pukul 16.00 WIB. Korban sendiri baru menyadari kejadian ini pukul 17.00 WIB. Saat itu juga korban melaporkan kejadian ini ke Polres Bengkulu.

Kapolres Bengkulu, AKBP H. Joko Suprayitno, SST, MK melalui Kasat Reskrim, AKP. Gunar Rahadiyanto membenarkan persitiwa pencurian ini. "Sepertinya pelaku ini bukan orang jauh. Pasalnya pelaku tahu betul seluk-beluk rumah korban. Kami masih menyelidikinya," kata Gunar.

Data dihimpun, pelaku masuk dengan cara mencongkel jendela kamar korban dengan menggunakan benda keras. Lalu masuk ke dalam kamar dan mengambil tabungan milik korban yang disimpan di dalam lemari.(cik/cuy)
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar