Selamatkan Mangrove, Kapolda Riau hingga Menteri LH Sambangi Kuala Selat

Selamatkan Mangrove, Kapolda Riau hingga Menteri LH Sambangi Kuala Selat
Kapolda Riau Irjen Herry, Menteri LH Jumhur, Wamen PPA Veronica hingga pegiat lingkungan Rocky Gerung, dan Prof Robert menanam mangrove di pantai Kuala Selat. Foto:Source for JPNN.

“Karena Indonesia bukan hanya tentang mereka yang tinggal di pusat-pusat pertumbuhan. Indonesia juga milik mereka yang menjaga kehidupan dari tepian negeri,” ujarnya.

Kuala Selat sebelumnya dikenal memiliki kawasan hutan mangrove alami yang berfungsi sebagai pelindung daratan sekaligus habitat berbagai biota laut.

Namun, tekanan ekonomi dan perubahan penggunaan lahan membuat tutupan mangrove terus berkurang. Sebagian kawasan berubah menjadi perkebunan kelapa dan permukiman.

Hilangnya vegetasi pelindung kemudian memperbesar ancaman abrasi.

Garis pantai terus mengalami perubahan, intrusi air laut mengganggu sumber air bersih, sementara sebagian lahan masyarakat perlahan terendam.

Kondisi tersebut telah dirasakan masyarakat dalam beberapa tahun terakhir.

Ribuan hektare perkebunan kelapa yang sebelumnya menjadi sumber penghidupan masyarakat turut terdampak akibat masuknya air laut dan abrasi.

Situasi itu mendorong Polda Riau mengambil langkah melalui pendekatan Green Policing.

Kedatangan ini sebagai tekat menyelamatkan kawasan pesisir dari ancaman abrasi dengan Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News