Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol, Konate Mambalas Lamine Yamal
Selain itu, La Furia Roja juga memenangi dua pertemuan terakhir melawan Prancis.
Meski demikian, Konate menegaskan kualitas Spanyol bukan alasan bagi Prancis untuk merasa gentar.
Menurutnya, Les Bleus tidak boleh hanya fokus kepada satu pemain terutama Yamal.
"Spanyol adalah tim yang istimewa, dengan banyak individu berkualitas, jadi kami tidak akan fokus hanya ke satu pemain meski Lamine (Yamal) adalah pemain hebat," ujar bek yang baru gabung Real Madrid tersebut.
Senada dengan Konate, bek timnas Prancis lainnya Maxence Lacroix mengatakan timnya menghormati kekuatan Spanyol, tetapi tetap percaya diri mampu mengamankan kemenangan.
"Saya tidak akan bilang 'takut', tetapi kami sadar akan kualitas mereka. Mereka memenangi semua pertandingan, kecuali saat bermain imbang 0-0 melawan Tanjung Verde. Kami menghormati mereka karena memiliki pemain-pemain berkualitas tinggi, tetapi kami ingin menang," kata Lacroix.
Apabila berhasil mengalahkan Spanyol, Prancis akan menjejaki partai final Piala Dunia untuk tiga edisi beruntun setelah menjadi juara pada 2018 dan runner-up 2022.
Hanya Jerman Barat pada 1982, 1986, dan 1990 serta Brasil pada 1994, 1998, dan 2002 yang pernah melakukan hal serupa.
Menjelang pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol, Ibrahima Konate membalas omongan Lamine Yamal.
- Liga Champions Barcelona vs Feyenoord, Hansi Flick Usung Misi Besar
- Valencia vs Barcelona: Yamal Cetak Brace, Blaugrana Menang 5-0
- Demi Lionel Messi, Menit ke-10 Seluruh Pertandingan Akan Dihentikan
- Gantikan Ronald Koeman, Xavi Hernandez Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Belanda
- Prabowo Masih Sedih Indonesia Gagal ke Piala Dunia, Bandingkan dengan Tanjung Verde
- PPATK Ungkap Deposit Judi Online Terkait Piala Dunia 2026 Tembus Rp 1 Triliun
JPNN.com




