JPNN.com

Seminggu, Dua Remaja Hanyut di Sungai Angker Ini

Kamis, 07 Juni 2018 – 23:57 WIB Seminggu, Dua Remaja Hanyut di Sungai Angker Ini - JPNN.com

jpnn.com, KISARAN - Warga Kisaran diminta mulai berhati-hati jika ingin mandi di Sungai Silau Asahan. Pasalnya, dalam seminggu terakhir ini sudah dua ABG hanyut di sungai tersebut. Seorang di antaranya telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban meninggal yakni Rio Pratama, 13, siswa SMP Muhammadiyah–22 Kisaran. ABG ini menetap di Jalan Syafitri 2, Perumahan BTN, Kel. Selawan, Kisaran Timur. Sedangkan korban yang masih dalam pencarian yaitu Diki (14).

Informasi diperoleh Diki merupakan iwarga Binjai Serbangan, Lingkungan IX, Kec. Air Joman. Dia hanyut di aliran Sungai Silau, sekitaran tangkahan pasir di Kecamatan Air Joman, Selasa (5/6/2018).

Hingga Rabu (6/6/2018) tim Basarnas Tanjungbalai – Asahan dibantu warga terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi korban hanyut.

Selain menggunakan kapal mesin (boat, red), tim Basarnas melakukan penyelaman ke dasar sungai. Namun hingga berita ini dikirimkan, jasad korban belum juga ditemukan. “Dari semalam (pencarian) bang,” ucap Irfanta Sembiring, salah seorang tim Basarnas di lokasi.

Sesaat sebelun kejadian sekira pukul 13.20 wib, korban bersama sejumlah teman sepermainannya datang ke lokasi untuk berekreasi sembari berenang, menunggu waktu berbuka puasa.

Saat itu korban terlihat mencoba menyeberangi aliran sungai. Persis saat berada di tengah, korban terlihat tidak sanggup untuk melanjutkan, dan coba untuk kembali ke tepian sungai.

“Pas mau balik, mungkin kecapean (letih, red) dia hanyut tenggelam. Kawannya langsung ngejar. Sempat juga digendong belakang sama kawannya, tapi karna berat dan takut ikut tenggelam, dilepas. Kalo gak salah nama kawan yang coba nolong itu si Epri,” ucap Heri warga yang mengaku teman sekampung korban.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...