SEMMI Akhiri Dualisme, Bobby Kurniawan Nyatakan Bergabung di Bawah Kepemimpinan Bintang Wahyu Saputra
jpnn.com, JAKARTA - Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) mengakhiri dualisme kepengurusan yang terjadi sejak Kongres VIII di Surabaya pada Februari 2023.
Bobby Kurniawan bersama kelompoknya menyatakan bergabung dan mendukung kepemimpinan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) SEMMI Bintang Wahyu Saputra.
Penyatuan tersebut menandai berakhirnya dualisme kepemimpinan yang selama ini mewarnai dinamika internal organisasi.
Bobby Kurniawan mengatakan keputusan untuk bersatu diambil demi kepentingan organisasi dan kader di seluruh Indonesia.
"Dinamika pasca-Kongres Surabaya adalah bagian dari proses pendewasaan kita bersama. Namun, kami menyadari mempertahankan dualisme hanya akan merugikan kader di tingkat akar rumput dan menghabiskan energi organisasi," kata Bobby dalam keterangannya, Senin (20/7).
Dia menegaskan pihaknya kini melebur dan berada di bawah kepemimpinan Bintang Wahyu Saputra.
"Hari ini kami tegaskan, kami melebur dan bersatu penuh di bawah komando PB SEMMI kepemimpinan Bintang Wahyu Saputra. Saatnya kita menatap masa depan agar SEMMI menjadi organisasi yang solid dan berkemajuan," ujarnya.
Ketua Umum PB SEMMI Bintang Wahyu Saputra menyambut baik langkah rekonsiliasi tersebut. Menurut dia, penyatuan menjadi momentum memperkuat organisasi dan mengakhiri perbedaan yang muncul setelah Kongres VIII.
SEMMI mengakhiri dualisme kepengurusan yang terjadi sejak Kongres VIII di Surabaya pada Februari 2023.
- PB SEMMI Tidak akan Turun ke Jalan Sepanjang Agustus 2026
- Achmad Donny Pimpin PB SEMMI Periode 2026–2029, Jadi Momentum Persatuan
- LPJ PB SEMMI Diterima, Bintang Wahyu Saputra Resmi Demisioner
- Dibuka Gubernur Banten, Kongres IX SEMMI Bahas Arah Organisasi
- SEMMI dan Jalan Kemandirian Ekonomi Bangsa
- PB SEMMI Dorong Transformasi Organisasi, Siapkan Kader Penggerak Indonesia Emas 2045
JPNN.com




