JPNN.com

Sempat Dikritik, Begini Alasan Andien Terapkan BLW Pada Anaknya  

Jumat, 18 Agustus 2017 – 20:59 WIB Sempat Dikritik, Begini Alasan Andien Terapkan BLW Pada Anaknya   - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Penyanyi Andien baru-baru ini dikritisi netizen lantaran menerapkan metode Baby Led Weaning (BLW), Anaku Askara Biru atau disapa Kawa.

BLW merupakan metode yang dilakukan untuk membiasakan anak lebih mandiri saat makan.

Seperti terlihat pada video unggahan Andien di akun Instagram pribadinya.

 

Tampak Kawa yang masih berusia lima bulan itu sedang menggenggam dan menjilati brokoli kukus. Sementara di video lainnya, Kawa tampak asyik memaman labu siam. 

“Udaaaaaah.....Minummmm#Kawa6bulan #AnakuAskaraBiru#BabyLedWeaning #FullBLW,” tulis Andien pada salah satu video unggahannya.

Baca juga:Andien Menangis di Hadapan Penyandang Tunanetra

Pro kontra pun muncul mengenai metode yang dijalankan oleh perempuan 31 tahun itu. Ada yang menyebut metode ini bisa menyebabkan terjadinya obstruksi usus, yakni penyumbatan yang terjadi di dalam usus.

"Mau ngajarin anak BLW tujuannya buat apa? Toh suatu saat dia akan makan sendiri juga kok.. Cara parentinh salah begini ya tanggungannya seumur hidup. Obstruksi usus dll, go to pediatrics, they spent years in medical school and now society prefer a singer the god parenting as a role model. Ig mbk Andien ini jadi joke dokter-dokter di twitter lho mbak," tulis akun thetumblrishdiary.

Pola asuh anaknya dikritik, pemilik nama lengkap Andini Aisyah Haryadi itu pun menjelaskan bahwa apa yang diterapkan pada buah hatinya telah dikonsultasikan kepada ahlinya.

"If you read each of my posts about BLW, you'll know that i did go to pediatric to learn and took a course about BLW (you can go there too if you want). I did a research. I dont care about them making me a joke, i hope they are happy with it. Selebihnya, ini kehidupan saya, dan kamu nggak punya hak untuk menghakimi salah atau tidaknya. Setiap keputusan dari setiap orangtua dan anak adalah baik. Saya juga doakan yang terbaik untuk kamu, semoga selalu dirahmati oleh Tuhan. God bless you," balas Andien.

“Kondisi anak mmg beda2, ada yg cocok blw ada yg enggak, yg pernah saya tau, ada 2 anak sodara oprasi usus pas usia 2-4 th an, setelah diruntut ternyata kedua nya diberi pisang kerok sebelum 6bln, tp anak2 yg lain sehat2 aja. Jadi semua pilihan orang tua masing2, tp bagus jg klu ada kontra gini, jd pada cari info dulu sebelum praktek,” tulis akun pungkyirawaty menengahi.(Jlo/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...