Senayan Akan Jadi Ikon Baru, Lapangan Golf Ottolima Harus Dikembalikan ke Negara

Senayan Akan Jadi Ikon Baru, Lapangan Golf Ottolima Harus Dikembalikan ke Negara
Trubus Rahadiansyah. Foto: Dokumentasi pribadi

jpnn.com, JAKARTA - Pakar kebijakan publik Prof Trubus Rahardiansah menilai Wamenko Kumham Imipas Otto Hasibuan harus merelakan lapangan golf Senayan Avenue by Ottolima Senayan Golf Club untuk menjadi ruang terbuka hijau atau RTH.

Trubus mengatakan, hal itu akan sejalan dengan rencana transformasi besar-besaran Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan usai Kompleks bangunan Hotel Sultan yang akan dirobohkan guna dibangun kembali menjadi ikon atau kota baru Indonesia berstandar dunia.

“Jadi si Otto (Wamenko kumham Impas Otto Hasibuan) harus merelakan, gitu. Secara ikhlas harus merelakan karena itu asetnya aset negara,” jelas Trubus, Selasa, (23/6).

Lebih jauh, Trubus menegaskan, bahwa kerelaaan Wamenko kumham Impas Otto Hasibuan untuk melepas lapangan golf Senayan Avenue by Ottolima Senayan Golf Club agar menjadi ruang terbuka hijau atau RTH sejalan dengan semangat Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

“Sekarang ini Pak Pramono Anung sedang mencanangkan program RTH ruang terbuka hijau. Oke. Jadi menurut saya itu lebih baik, golf itu dijadikan RTH saja, gitu loh. Karena sekarang ini, Jakarta kesulitan mencari tempat untuk RTH,” imbuh dia.

Dengan demikian, tegas Trubus, nantinya pengambil alihan lapangan golf Senayan Avenue by Ottolima Senayan Golf Club menjadi ruang terbuka hijau atau RTH bisa menjadi entry point atau titik masuk penataan aset-aset negara yang dikuasai oleh swasta.

“Sejarahnya kan panjang tuh. Dan sekarang dengan adanya ini bisa menjadi entry point untuk penatalaksana aset-aset, aset-aset negara,” pungkas Trubus.(dil/jpnn)

Prof Trubus Rahardiansah menilai Wamenko Kumham Imipas Otto Hasibuan harus merelakan lapangan golf Senayan Avenue by Ottolima dikembalikan ke negara


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News