Senior GMKI Rouli Rajagukguk Pertanyakan Motif Melaporkan Jusuf Kalla ke Polisi

Senior GMKI Rouli Rajagukguk Pertanyakan Motif Melaporkan Jusuf Kalla ke Polisi
Sekretaris Forum Senior GMKI Rouli Rajagukguk. Foto: Source for JPNN.com

"Ketika ruang akademik dan diskursus publik dipaksa masuk ke logika kriminalisasi, yang terancam bukan hanya satu tokoh, tetapi kualitas demokrasi kita secara keseluruhan.

Keempat, sangat disayangkan jika isu sensitif antar-agama digunakan sebagai alat untuk membangun tekanan opini atau kepentingan jangka pendek. Pendekatan semacam ini berisiko memperkeruh hubungan sosial yang selama ini dijaga dengan susah payah.

Kelima, Bapak Jusuf Kalla adalah tokoh yang terlibat langsung dalam penyelesaian konflik di berbagai wilayah Indonesia. Pernyataan yang disampaikan lahir dari pengalaman konkret di lapangan. Mengabaikan konteks ini dan justru membangun tuduhan sepihak menunjukkan ketidakseriusan dalam memahami persoalan," ujarnya.

Dia mengajak publik untuk bersikap jernih dan positif terhadap narasi yang berkembang, serta tidak mudah terpengaruh oleh potongan informasi yang tidak utuh.

Menurut dia, perbedaan pandangan seharusnya dijawab dengan argumen, bukan dengan pelabelan atau kriminalisasi apalagi memotong bagian-bagian video yang menyesatkan, dan menyebarkan secara liar diruang publik dengan narasi-narasi yang memprovkasi dibalut oleh ajaran agama tertentu.

Justru, kita semua harusnya berterima kasih kepada Bapak Jusuf Kalla yang mampu menyelesaikan konflik-konflik yang terjadi di beberapa Wilayah Indonesia sehingga Bangsa Indonesia sampai saat ini tidak terpecah belah.

Dia menegaskan upaya menggiring isu ini ke arah konflik yang lebih luas harus dihentikan.

"Indonesia tidak membutuhkan polemik yang dibangun di atas kesalahpahaman, tetapi dialog yang jernih dan bertanggung jawab serta tetap menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia," ujar Rouli.(fri/jpnn)

Sekretaris Forum Senior GMKI Jakarta Periode 2024-2025 Rouli Rajagukguk mengatakan setelah melihat stuasi perkembanGan setelah melaporkan Jusuf Kalla ke polisi.


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News