Sepekan Diburu Polisi, Remaja yang Diduga Menewaskan Guru SD di OKU Menyerahkan Diri
Namun, nyawanya tidak terselamatkan dan koran meninggal dunia pada Kamis 11 Juni 2026.
Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana mengungkapkan, setelah mendapat laporan dari masyarakat, Satreskrim Polres OKU Selatan langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan barang bukti, serta memburu terduga pelaku yang sempat meninggalkan lokasi.
"Anggota memperoleh informasi bahwa pelaku berencana menyerahkan diri melalui jajaran Polres Ogan Ilir, Selasa 16 Juni 2026, Y datang
ke Polsek Rantau Alai didampingi keluarga dan menyerahkan diri secara kooperatif kepada pihak kepolisian," ungkap I Made, Kamis (18/6/2026).
Selanjutnya, petugas Polres OKU Selatan menjemput pelaku dan membawanya ke Mapolres untuk menjalani pemeriksaan serta proses hukum lebih lanjut sesua dengan ketentuan Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).
"Dari tangan pelaku, penyidik mengamankan barang bukti berupa sebila pisau sepanjang sekitar 35 sentimer yang diduga digunakan saat kejadian," kata I Made.
I Made menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen akan menangani perkara tersebut secara profesional dan objektif.
"Kami bergerak cepat sejak menerima laporan. Seluruh rangkaian penyelidikan dan penyidikan dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Saat ini berkas perkara terus dilengkapi agar proses hukum dapat berjalan secara optimal," tegas I Made.
Remaja terduga yang menewaskan guru di OKU Selatan menyerahkan diri setelah sepekan kejadian.
- Tangan Terborgol, Pria Ditemukan Tewas Diduga Dibunuh
- Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Lampung Ditembak Mati karena Menyerang Polisi
- Pengejaran Berakhir, Polisi Tembak Mati Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga
- Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang, Polisi Tahu Terduga Pelaku
- Ini Info soal Mbak Misri Puspita di Kasus Pembunuhan Brigadir Nurhadi
- Motif Pembunuhan Wakil Rektor ITB Indonesia Terungkap, Bukan Asmara
JPNN.com




