Sepekan Lebih, Ratusan Rumah di Rancabolang Bandung Masih Terendam Banjir

Sepekan Lebih, Ratusan Rumah di Rancabolang Bandung Masih Terendam Banjir
Warga menggunakan perahu untuk melintasi banjir yang terjadi di Kabupaten Bandung. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

"Masyarakat dan jajaran ke RW-an menyedot menggunakan pompa air keluar hingga banjir bisa surut. Mudah-mudahan ada perhatian lebih dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah," ucapnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, kata Rijal, memang sudah memberikan bantuan. Namun dengan kondisi saat ini dirasakannya masih kurang. Apalagi, sebagian masyarakat sudah ada yang merasakan dampak gatal-gatal.

"Pemerintah ada bantuan, hampir 600 KK lebih udah mulai gatal-gatal terdampak ada bantuan logistik, Alhamdulillah. Cuma ini masyarakat terganggu pekerjaan ada buruh bangunan dan lainnya terganggu," tuturnya.

Sejak awal banjir terjadi di wilayah Rancabolang, katanya, sebagian warga ada yang mau mengungsi. Namun, mereka memilih bertahan tinggal di rumah, meski kondisinya masih banjir.

"Waktu itu ada mau mengungsi tapi enggak mau akhirnya dapat bantuan perahu dari BPBD semoga banjir ini tidak terjadi lagi di daerah kita," ucapnya.

Sementara, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bandung, Amires Pahala membenarkan, banjir di wilayah Rancabolang ini masih belum surut.

Pemerintah saat ini tengah mengkaji penyebab pasti dari banjir di wilayah dekat dengan Stasiun KCIC Tegalluar itu.

"Saat ini Pemerintah Kota Bandung mengkaji terhadap kejadian banjir yang berulang. Petugas sudah melakukan pengecekan ke lokasi dan berkoordinasi dengan RT/RW dan kelurahan setempat," ujar Amires.

Banjir di Rancabolang, Gedebage, Bandung, belum juga surut, 362 rumah terdampak. Warga kesulitan beraktivitas, BPBD kaji penyebab dan salurkan bantuan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News