Serapan Pupuk Bersubsidi di Jabar Tinggi, Pupuk Indonesia Pastikan Stok Tersedia

Serapan Pupuk Bersubsidi di Jabar Tinggi, Pupuk Indonesia Pastikan Stok Tersedia
Foto: Dokumentasi Pupuk Indonesia

Penyaluran tersebut terdiri atas pupuk Urea sebanyak 7.625 ton, pupuk NPK sebesar 6.534 ton, serta pupuk organik sebanyak 114 ton.

"Realisasi ini berada di track yang betul, pupuk mengalir sampai ke petani tidak ada masalah. Kami optimistis Pupuk Indonesia dapat memenuhi kebutuhan petani khususnya di Jawa Barat sampai nanti dengan akhir tahun. Petani-petani tidak perlu khawatir," ujar Ihwan.

Serapan Pupuk Bersubsidi di Jabar Tinggi, Pupuk Indonesia Pastikan Stok Tersedia

Ihwan mengungkapkan tingginya serapan pupuk bersubsidi tidak lepas dari perubahan dan kemudahan yang diberikan pemerintah pada tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi.

Antara lain pemerintah telah melakukan penyederhanaan regulasi dalam tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi, sehingga petani sudah bisa menebusnya sejak awal tahun.

Berikutnya, pemerintah telah menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen untuk semua jenis pupuk bersubsidi.

Penurunan HET yang baru pertama dilakukan dalam sejarah subsidi pupuk ini telah diterapkan pemerintah mulai Oktober 2025 lalu.

Ihwan juga menyampaikan pemerintah telah memberikan diskon, dan memangkas peraturan-peraturan yang sebelumnya mencapai 145 peraturan.

Regional CEO 2 Pupuk Indonesia Muhammad Ihwan F. mengunjungi langsung sejumlah fasilitas gudang di Jawa Barat untuk memastikan stok pupuk bersubsidi di lapangan

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News