Setelah Hujan

Oleh: Dahlan Iskan

Setelah Hujan
Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

Itu baru di Aceh. Lima kabupaten di Aceh bagian selatan sampai terisolasi.

Baca Juga:

Lima kabupaten ini hampir sama parahnya: Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Luwes, Singkil, Takengon.

Sebenarnya banjir bandang di Takengon ini bin ajaib. Wilayah Takengon bukan dataran rendah. Takengon letaknya di perbukitan. Kenapa juga banjir?

Itu karena banyaknya penggalian tambang di sana: mengais emas. Tambang ilegal.

Sedang di Bener Meriah dan kabupaten lainnya akibat banyaknya hutan yang berubah jadi kebun sawit. Juga hutan yang jadi bahan baku kertas.

Saat hujan mulai tumpah dari langit, Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh sedang punya acara di Takengon. Mereka terkurung banjir di situ. Selama lima hari. Semua akses keluar terputus oleh bah yang meluas.

Banjir akhir November itu bahkan sampai ke Subulussaman. Sebelum itu seluruh Tapanuli dan sekitarnya juga dilanda banjir. Sampai ke bawah lagi: sampai Sumatera Barat.

Baru kali ini seluruh Aceh --dan sebagian wilayah Sumut yang berbatasan dengan Aceh-- dilanda banjir sebesar ini.

Saya tidak tahu di mana bencana yang paling parah: Sumbar, Sumut atau Aceh. Dari jumlah korban Sumut 293 jiwa, Sumbar 165 jiwa dan Aceh 173 jiwa.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News