Selasa, 20 Agustus 2019 – 04:02 WIB

Sidang Skandal BLBI: Kwik Kian Gie Ungkap Peran Megawati

Jumat, 06 Juli 2018 – 06:18 WIB
Sidang Skandal BLBI: Kwik Kian Gie Ungkap Peran Megawati - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Kwik Kian Gie dan Rizal Ramli menjadi saksi dalam persidangan perkara dugaan korupsi surat keterangan lunas (SKL) bantuan likuiditas Bank Indonesia (BLBI), Kamis (5/7).

Kwik Kian Gie merupakan mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), sedang Rizal Ramli mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Keduanya blak-blakan menjelaskan kronologi pemberian SKL kepada para debitur penerima BLBI. Kwik Kian Gie, misalnya, menjelaskan bahwa dirinya beberapa kali menolak pendapat para menteri era Presiden Megawati Soekarno Putri terkait pemberian SKL tersebut. Namun, upaya itu sia-sia lantaran akhirnya Megawati tetap menyetujui SKL itu.

"Obligor itu kalau dipanggil datang, diajak bicara mau. Tapi menurut saya, belum tentu menyelesaikan masalah, karena obligor bisa berpura-pura kooperatif," ungkapnya dalam sidang terdakwa mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung itu di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (5/7).

Pemberian SKL kepada obligor yang dianggap kooperatif sangat berbahaya. Sebab, takaran "bersikap kooperatif" sangat luas.

Kwik melanjutkan, sikap kooperatif saja tidak cukup untuk menyelesaikan kewajiban para obligor. Sebab, hal itu tidak bisa menjadi acuan atau jaminan para obligor mengembalikan uang negara.

"Dalam rapat sidang kabinet terakhir, saya tidak banyak protes, tidak banyak mengemukakan pendapat, karena saya tidak berdaya dengan pembicaraan para menteri saat itu," jelasnya.

Disisi lain, Rizal Ramli menyatakan bahwa BPPN tidak bisa mengambil keputusan sendiri dalam pemberian SKL. Karena itu, pihak lain yang turut serta mengambil kebijakan tersebut harus diusut tuntas. Terutama pejabat level atas pada saat kasus itu bergulir.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar