Singapura Gagal

Oleh Dahlan Iskan

Singapura Gagal
Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

Tidak salah kalau proyek itu mendapat julukan ''Singapura II''.

Baca Juga:

Waktu itu, 30 tahun lalu, dekat situ, ada pabrik sangat besar milik perusahaan Indonesia: Sinar Mas. Pabrik kertas. Luasnya 200 hektare.

Sinar Mas termasuk yang sangat dini melakukan ekspansi ke Tiongkok. Sehari sebelumnya saya ke kota Ningbo. Di situ juga terlihat logo Sinar Mas di sebuah nama bank. Bank Ningbo. Ternyata memang milik Sinar Mas.

Minggu lalu, 30 tahun kemudian, saya ke Suzhou. Kali ini bermalam. Di Shangri-La Hotel. Dari kamar saya yang di lantai 26 pun puncak gedung tinggi di sebelah hotel tidak tampak. Pun gedung di sebelahnya lagi. Ini hutan gedung penuding langit. Saya bisa melihat mal agak di bawah sana.

Mumpung bermalam di Suzhou saya ingin bernostalgia: seperti apa Singapura II sekarang. Sudah semaju apa.

"Apakah saya bisa diantar ke Singapura II?" pinta saya ke teman di sana.

"Singapura II?"

"Iya. Kawasan industri. Mungkin agak di luar kota," jawab saya.

Ternyata proyek Singapura II itu dianggap gagal –oleh kedua belah pihak. Tiongkok kecewa karena Singapura menjual lahan kawasan industri itu terlalu mahal.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News