Singgung Amanat Konstitusi, Kang TB Minta Pemerintah Bawa Indonesia Keluar dari BoP
jpnn.com - Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menyebut Indonesia sebaiknya keluar dari Board of Peace (BoP) setelah agresi militer Israel-Amerika Serikat ke Iran.
"Sebaiknya pemerintah segera mengambil langkah untuk keluar," kata dia melalui layanan pesan, Selasa (3/3).
Kang TB sapaan akrab TB Hasanuddin menyebut keputusan tetap berada dalam BoP berpotensi membahayakan integritas politik luar negeri Indonesia.
Selain itu, kata legislator fraksi PDI Perjuangan itu, keputusan tetap berada di BoP menyimpang dari prinsip konstitusional politik luar negeri bebas aktif.
Kang TB menilai langkah Indonesia keluar BoP menjadi jawaban untuk menjaga integritas politik dan mengembalikan kebijakan politik sesuai konstitusi.
"Ini penting demi menjaga konsistensi prinsip bebas aktif yang menjadi amanat konstitusi kita,” ujarnya.
Eks Sesmilpres itu memaparkan lima alasan utama Indonesia perlu segera menarik diri dari BoP bentukan Presiden AS Donald Trump. Pertama, kata dia, partisipasi Indonesia dalam BoP mencederai prinsip bebas aktif sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi.
"Amanat untuk turut aktif menjaga perdamaian dunia tidak tercermin apabila Indonesia menjadi bagian dari organisasi yang dinilai membiarkan terjadinya agresi militer terhadap bangsa lain, dalam hal ini invasi AS-Israel ke Iran," katanya.
Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mengungkap lima alasan Indonesia sebaiknya keluar dari BoP setelah agresi militer Israel-As ke Iran. Apa saja?
- Pidato di Blitar, Megawati Bicara Harga Cabai dan Persahabatan dengan Prabowo
- Delegasi Indonesia Sabet Juara Turnamen Pump It Up Asia Pasifik 2026 di Korea Selatan
- Legislator PDIP: Pengerahan Komcad untuk Demo Tak Tepat
- Mehdi Taremi Buka Suara soal Perlakuan terhadap Iran di Piala Dunia 2026
- IHSG Bergerak Menguat, Analis Optimistis Makin Cerah
- Iran-Amerika Serikat Sepakat Damai, Rupiah Menguat 82 Poin Jadi Sebegini
JPNN.com




