Sabtu, 24 Agustus 2019 – 16:29 WIB

Sjahril Djohan Minta Susno Tak Jadi Penakut

Jumat, 07 Mei 2010 – 16:01 WIB
Sjahril Djohan Minta Susno Tak Jadi Penakut - JPNN.COM

JAKARTA- Sjahril Djohan, tersangka makelar kasus hukum  di Mabes Polri dalam kasus Gayus Tambunan meminta Komjen (Pol) Susno Duadji untuk bersikap gentlemen dalam menyikapi pemanggilan Tim Independen Mabes Polri. Menurut Sjahril Djohan, mantan Kabareskrim itu harusnya memberikan contoh yang baik dalam penegakan hukum dengan cara tidak mangkir dari pemeriksaan.

"Susno supaya sedikit jadi laki-lakilah, gentelmenlah," kata Sjahril Djohan di Mabes Polri, Jumat (7/5) siang.

Hal ini dikatakan Sjahril Djohan menanggapi tak hadirnya Susno Duajdi dalam pemeriksaannya Kamis (6/5). Saat itu Susno mempersoalkan pemanggilannya sebagai saksi tanpa disebutkan untuk tersangka yang mana. "Kalau dipanggil aparat datanglah, jangan ketakutan kaya gini, itu saja pesan saya," tambahnya.

Sjahril Djohan juga meminta Susno berani menghadapi pemeriksaan dalam kasus yang dibeberkannya kepada publik itu. "Seharusnya, sebagai warga negara yang baik, ia seharusnya tak lari dari panggilan. Susno harus berani menghadapi ini," imbuhnya.

Hal senada juga dikatakan kuasa hukum Sjahril, Hotma Sitompul. Menurutnya, semua pihak harus tunduk pada aturan hukum. Apalagi Susno merupakan aparat penegak hukum yang menyuarakan agar dugaan sindikasi mafia hukum ini dituntaskan.

"Kalau klien saya dengan jiwa besar datang dengan pemikiran akan ditangkap, mustinya yang lain juga juga begitu dong," ujarnya di lokasi yang sama. Atas dasar persamaan hak dan kewajiban dihadapan hukum, apapun konsekwensinya Susno, seharusnya hadir. "Kalau dia (Susno) bisa di luar (tahanan) mustinya klien saya diluar dong. Atao kalau  klien saya di dalam dia juga ada di dalam, ini persamaan hak." imbuhnya.

Sebelumnya, kuasa hukum Susno Hendry Yosodiningrat menegaskan, kliennya tidak akan hadir selama tidak ada jaminan dari Polri bahwa kliennya tidak akan ditahan dalam pemeriksaan. Ini yang dijadikan salah satu alasan penolakan Susno untuk tak patuh pada panggilan polisi.

Namun demikian pihak polri telah melayangkan surat panggilan susulan kepada mantan kabareskrim itu. Surat tersebut masih tak menyebutkan siapa tersangka. Di dalamnya hanya disebut setatus Susno sebagai saksi dalam dugaan sindikasi mafia hukum pada kasus Penangkaran Arwana. Panggilan ini mengharapkan kehadiran Susno, Senin (10/5) mendatang. "Mudah-mudahan hari Senin, tidak ada masalah," tambah Kadiv Humas Polri, Irjen (pol) Edward Aritonang di Mabes Polri, Jumat, siang.(zul/jpnn)
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar