Sneijder, Dibuang Sayang, Dipasang Susah Menang

Sneijder, Dibuang Sayang, Dipasang Susah Menang
Sneijder, Dibuang Sayang, Dipasang Susah Menang
CLAUDIO Ranieri paling suka memakai skema 4-4-2. Masalahnya, skema itu kurang mengakomodasi gaya bermain Wesley Sneijder yang lebih cocok sebagai playmaker atau menjadi trequartista alias pemain di belakang penyerang.

 

Karena itu, statistik menunjukkan bahwa Inter Milan tampil lebih baik saat Sneijder absen karena cedera. Begitu dia pulih, Ranieri dibingungkan dengan cara mengakomodasi Sneijder. Dibuang sayang, dipasang bikin sulit menang. Maklum, dia adalah pemain dengan gaji tertinggi, yakni 225 ribu euro (Rp 2,6 miliar) per pekan.

 

Karena itu, kini Sneijder mulai dipertimbangkan untuk digeser mengisi sayap kanan atau kiri. Segala cara dilakukan untuk mengakomodasi bintang asal Belanda tersebut, tetapi hasilnya belum memuaskan. "Dia bisa bermain dengan pola 4-4-1-1 atau 4-4-2 berlian, tetapi saat ini tidak berjalan dengan baik," jelas Ranieri. (ham/c8/ang)

CLAUDIO Ranieri paling suka memakai skema 4-4-2. Masalahnya, skema itu kurang mengakomodasi gaya bermain Wesley Sneijder yang lebih cocok sebagai


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News