Soal Insinerator Mini, Walkot Bandung Tegas Ikut Larangan Menteri LH
Minggu, 18 Januari 2026 – 12:04 WIB
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat mendampingi Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dalam kunjungannya ke TPS Pasar Induk Caringin, Kota Bandung pada Jumat (16/1/2026). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com
Menurutnya, penumpukan sampah masih bisa ditangani dengan pengelolaan Lindi dan pemrosesan lanjutan. Kendati demikian, saat sampah menjadi polisi udara, risiko pencemarannya tidak dapat dikendalikan.
"Kalau menumpuk, kita masih bisa menangani lindinya. Tetapi kalau sudah menjadi udara, kita hanya bisa berdoa semoga Tuhan memperpanjang umur kita," ujarnya.
Di Kota Bandung, penggunaan insinerator mini masih ditemukan di sejumlah lokasi, seperti di Tamansari, Bandung Kulon, dan Babakan Sari.(mcr27/jpnn)
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan tegas tak akan pakai insinerator mini dalam pengolahan sampah, sesuai instruksi Menteri LH.
Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina
BERITA TERKAIT
- DPRD DKI Dukung Nama Perusahaan Pembuang Sampah Ilegal Diumumkan ke Publik
- Ratusan Siswa SDN 026 Bojongloa Bandung 'Tergusur' Imbas Sengketa Lahan
- Anak Pejabat Tulang Bawang Jadi Tersangka Penganiayaan Kekasihnya di Bandung
- Videotron Disegel, Pelaku Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Bandung Kena Sanksi
- Polisi Selidiki Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung
- Sering Dimarahi Orang Tua, Anak di Bandung Bakar Motor, 3 Rumah Hangus
JPNN.com




