Soal Karhutla di Kalimatan, Sekjen PKS Ungkit Keselamatan Rakyat dan Penegakan Hukum
jpnn.com, JAKARTA - Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid mengatakan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan sudah berkembang menjadi persoalan kemanusiaan, ekologis, sekaligus penegakan hukum.
"Bukan hanya lahan yang terbakar. Ada warga yang kesehatannya terancam, ada anak-anak dan lansia yang menghirup udara tidak sehat, ada satwa yang kehilangan habitat, dan bila ditemukan unsur kesengajaan, ada pihak yang harus bertanggung jawab," kata dia kepada awak media, Senin (24/8).
Kholid mengatakan penanganan kasus karhutla di Kalimantan tentu membutuhkan penanganan terpadu dengan persoalan lintas sektor.
"Semuanya harus ditangani secara bersamaan,” lanjutnya.
Kholid mengatakan prioritas pemerintah dalam penanganan karhutla saat ini ialah memastikan keselamatan masyarakat.
Terlebih lagi, kata legislator DPR RI itu, kualitas udara di sejumlah wilayah Kalimantan imbas karhutla berpotensi meningkatkan gangguan pernapasan bagi balita, ibu hamil, lansia, serta masyarakat dengan kesehatan rentan.
Dia menyebutkan kabut asap imbas karhutla telah mengganggu aktivitas masyarakat dan transportasi, termasuk penerbangan.
“Jangan menunggu jumlah korban meningkat baru respons kesehatan diperkuat. Dalam situasi seperti ini, prinsipnya harus preventif. Negara harus hadir lebih awal untuk melindungi kelompok masyarakat yang paling rentan,” kata Kholid.
Sekjen PKS Muhammad Kholid menyehut pemidaan kasus karhutla tidak berhenti hanya pada pelaku lapangan atau pemilik lahan skala kecil.
- Didesak Fraksi Gerindra, DPRD Jambi Bentuk Panitia Khusus Bahas Masalah Karhutla
- Begini Cara Holywings Peduli Bantu Masyarakat yang Terkena Dampak Karhutla
- Warga Menggugat Pemerintah Indonesia Terkait Penanganan Kebakaran Hutan
- Kabut Asap Kembali Mengganggu Penerbangan, 5 Pesawat Tertahan di Bandara SMB II Palembang
- Kabut Asap Selimuti Riau, BPBD Sebut Kiriman dari Tetangga
- Asap Pekat yang Menyelimuti Palembang tak Sebanding dengan 3 Titik Karhutla di Sumsel
JPNN.com




