Soal Kedatangan Jokowi ke NTT, Andreas PDIP: Tampak Gejala Post Power Syndrome
jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira menilai Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) tentu punya misi mendongkrak elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ketika berkunjung ke Nusa Tenggara Timur (NTT).
Namun, kata dia, rakyat NTT tidak menangkap misi mendongkrak elektabilitas ketika ayah dari Ketum PSI Kaesang Pangarep itu datang ke NTT.
Hal demikian dikatakan Andreas saat ditanya awak media soal kunjungan Jokowi ke beberapa daerah, termasuk NTT.
"Bagi rakyat NTT tidak jelas misinya, malah justru memecah belah rakyat di akar rumput soal Jokowi yang masih suka main raja-rajaan," kata legislator DPR RI itu melalui layanan pesan, Senin (3/8).
Andreas merasa Jokowi mengalami gejala orang yang masih merasa punya kuasa dengan bersafari ke beberapa daerah.
"Tampak, gejala post power syndrome pada figur ini," katanya.
Dia mengatakan Jokowi saat ini sampai harus datang ke kerumunan dan membuat acara meski menabrak tradisi.
"Tidak ada manfaatnya untuk rakyat, kecuali untuk membuat kerumunan semu, raja-rajaan semu untuk Jokowi," ungkap Andreas.
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira merasa Jokowi mengalami gejala orang yang masih merasa punya kuasa dengan bersafari ke beberapa daerah.
- Golkar Tetap Bareng Prabowo di 2029, Jokowi Sulit Bermanuver
- Selama PSI di Bawah Ambang Batas, Poros Solo Tak Bakal Banyak Bermanuver Sambut Pilpres 2029
- Prabowo Bisa Diadang 4 Poros di Pilpres 2029, Ada Solo hingga Cikeas
- Gus Alex Minta Jokowi Dihadirkan di Sidang Korupsi Kuota Haji
- Video Jokowi Diputar saat Sidang Korupsi Kuota Haji, Dito Ariotedjo Jadi Saksi
- Ratusan Anak Jakarta Putus Sekolah di 2025, Uki PSI Bagi-Bagi Beasiswa
JPNN.com




