Soal Konflik Keraton Solo, Menbud: Kami Intervensi Buat Cagar Budaya
jpnn.com - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menyebutkan pemerintah hanya ingin menyelamatkan cagar budaya ketika mengundang pihak yang berkonflik dalam kepemimpinan di Keraton Solo.
Hal demikian dikatakan Fadli saat hadir dalam rapat bersama Komisi X di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1).
"Kami intervensi terutama untuk cagar budayanya, tetapi bukan untuk yang terkait dengan urusan internal keraton keluarga," kata Fadli dalam rapat, Rabu.
Dia mengatakan Kemenbud menang pernah mengundang para pihak yang berseteru di konflik kepemimpinan Keraton Solo.
Namun, kedua pihak tak datang dengan alasan Kemembud salah mengirim undangan tanpa menuliskan gelar raja.
Fadli menuturkan pemerintah mengundang para pihak yang berseteru untuk menunjuk penanggung jawab Keraton Solo dalam menerima dana hibah APBD dan APBN.
"Kami ingin ada ke depan itu ingin ada pertanggungjawaban, terutama terkait bagaimana tanggung jawab hibah yang diberikan termasuk yang dari APBN," ujarnya.
Eks Wakil Ketua DPR RI itu mengaku penting menunjuk penanggung jawab agar Keraton Solo bisa dirawat.
Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon merasa prihatin beberapa cagar budaya di Keraton Solo tak terawat usai menyeruak konflik.
- Terima Surat dari Kasudin Cipta Karya soal Sengketa Lahan Teuku Umar, PT Temasra Jaya Merespons Begini
- Menbud Fadli Zon Instruksikan WFH dan Efisiensi Ketat Mulai 1 April
- Kementerian Kebudayaan Salurkan Santunan Bagi Anak Yatim Terdampak Bencana di Sumatra Barat
- Menteri Kebudayaan Serahkan Bantuan Kemanusiaan di Kawasan Cagar Budaya Syekh Burhanuddin
- Hari Musik Nasional 2026, Menteri Kebudayaan Gaungkan Nada Nusantara ke Dunia
- Diduga Cagar Budaya, Rumah Tua Berarsitektur Belanda di Menteng Berubah Wujud
JPNN.com




