Soal Nasib Guru Honorer di 2027, Mendikdasmen Bilang Begini
Dia menjelaskan peningkatan kualifikasi pendidikan tersebut penting agar guru dapat mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan memperoleh sertifikasi yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan.
“Kalau mereka sudah memiliki kualifikasi D4 atau S1, nanti dapat mengikuti program PPG dan ketika memenuhi ketentuan bisa memperoleh tunjangan sertifikasi,” kata Abdul Mu'ti.
Selain itu, Kemendikdasmen memperkuat kompetensi guru melalui pelatihan pembelajaran mendalam (deep learning), coding, kecerdasan buatan, bimbingan konseling, hingga pelatihan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).
Abdul Mu’ti menegaskan kualitas guru menjadi faktor utama dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional.
“Sebagus apa pun teknologi dan sarana prasarana sekolah, kalau guru-gurunya tidak berkualitas maka pendidikan tidak akan mencapai hasil maksimal,” katanya. (antara/jpnn)
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan nasib guru honorer atau non-ASN untuk 2027 akan dibahas bersama kementerian terkait
Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi
- Menjelang MPLS Perdana SNT, Mendikdasmen Minta Guru Banyak Belajar
- Ratusan Siswa SDN 026 Bojongloa Bandung Gagal Belajar, Sekolah Disegel Ahli Waris
- 14 Agustus 2026 Jadi Titik Balik atau Titik Didih PPPK Paruh Waktu?
- Masuk Prioritas, PPPK dan Honorer Jangan Cemas
- PPPK se-Indonesia Menunggu Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo 14 Agustus
- Guru Beserdik Diangkat PPPK Paruh Waktu Ditampung di Tendik, Dapodik Berubah, TPG Batal
JPNN.com




