Soal Pemulihan Bencana NTT, Kemenkeu Masih Tunggu Laporan BNPB
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan belum mengetahui secara pasti total anggaran yang dibutuhkan untuk pemulihan pascabencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hal tersebut lantaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) belum memberikan perincian angka resmi kepada Kementerian Keuangan.
Meski demikian, Menkeu Purbaya memastikan dana operasional yang dimiliki BNPB saat ini masih cukup untuk digunakan sebagai langkah penanggulangan awal.
"Saya belum tahu, BNPB belum kasih angka ke saya, tetapi dana mereka cukup sekarang, bisa dipakai dulu untuk penanggulangan bencananya," kata Purbaya di kantornya, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Berdasarkan hasil tinjauan ke sejumlah lokasi parah seperti Manggarai, Purbaya menilai tingkat kerusakan akibat bencana ini tidak separah Aceh pada masa lalu.
Menurutnya, sebagian besar rumah warga di NTT masih berdiri tegak berbeda dengan kondisi Aceh yang hancur total hingga melumpuhkan aktivitas ekonomi.
Saat ini para korban lebih memilih tidur di tenda penampungan luar ruangan karena masih khawatir terhadap potensi bangunan roboh akibat gempa susulan.
Melihat kondisi tersebut, dia memproyeksikan kebutuhan biaya tambahan untuk rekonstruksi di kawasan itu tidak akan membebani negara terlalu besar.
Purbaya masih menunggu laporan BNPB untuk mengetahui total anggaran pasti yang dibutuhkan untuk pemulihan pascabencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).
- Suahasil Jelaskan Fungsi 3 Wamenkeu
- Wamenkeu Sebut Angka Inflasi RI Lebih Baik Ketimbang AS dan Inggris
- Kemenkeu Atur Kebijakan Subsidi BBM Agar Tak Menekan Fiskal
- Sambut 2 Wamenkeu Baru, Menkeu Suahasil Tegaskan 3 Wakil Siap Saling Mengisi
- Sinergi SMV Kemenkeu Genjot Produksi dan Ekspor Kemiri NTB Tembus Pasar Global
- Kemenkeu Optimalkan Peran SMV Untuk Dongkrak Ekonomi Daerah
JPNN.com




