Soal Penindakan Ormas Nakal, Kapuspen Pastikan Kesiapan TNI Bantu Polisi
jpnn.com, JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei Sianturi menyebut pihaknya bakal membantu polisi untuk menindak organisasi masyatakat (omas) nakal.
"Kalau untuk ormas, kan, kami diminta untuk perbantuan terhadap kepolisian. Nah, jadi kan kepolisian depan, TNI di belakang. Kami membantu saja," ujar dia menjawab pertanyaan awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/5).
TNI, kata Kristomei, tidak akan mencampuri urusan penegakan hukum polisi terhadap ormas dan hanya membantu proses itu.
"Bagaimana teknisnya nanti di kepolisian yang tahu. Kami hanya mem-backup saja," kata dia.
Belakangan ini, polisi terekam menindak ormas nakal yang menduduki lahan milik pihak lain di Tangerang Selatan, Banten.
Misalnya, polisi menangkap dan menetapkan tersangka belasan anggota ormas yang menduduki lahan parkir di RSU Tangsel.
Korps Bhayangkara menangkap pelaku karena diduga mengintimidasi dan melakukan kekerasan ke vendor pemikuk hak parkiran di RSU Tangsel.
Selain itu, polisi juga mengamankan belasan anggota ormas nakal yang mengusasi lahan milik BMKG di Pondok Aren, Tangsel, Banten.
Kapuspen TNI Mayjen Kristomei Sianturi menyebut teknis penegakan hukum terhadap ormas nakal bakal diserahkan ke polisi.
- Polri Mutasi Lagi 199 Perwira, Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti
- Setelah PPPK, Giliran Berikutnya Anggota TNI dan Polri
- Pengamat: Rekam Jejak Dadang Hartanto Modal Penting Pimpin Polda Metro Jaya
- Disebut Bakal Jadi Panglima TNI, Jenderal Maruli Bicara soal Isu Kanan Kiri
- Polisi Tangkap 104 Orang dalam Penggerebekan Kampung Narkoba di Makassar
- TNI Tahan Letkol Arman Buntut Kasus Rumah Dinas Jadi Markas Judi Online
JPNN.com




