Soal Pernyataan Letjen Dudung, Waketum MUI Anwar Abbas Bilang Begini

Soal Pernyataan Letjen Dudung, Waketum MUI Anwar Abbas Bilang Begini
Waketum MUI Anwar Abbas menanggapi pernyataan Letjen Dudung Abdurachman yang menyebut semua agama benar di mata Tuhan. Ilustrasi Foto: ANTARA/Anom Prihantoro

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (Waketum MUI) Anwar Abbas menyatakan bahwa merupakan sebuah kesesatan apabila seorang muslim menyatakan semua agama itu benar di mata Tuhan.

Pria yang akrab disapa Buya Anwar menyampaikan hal itu setelah ramai pernyataan Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jenderal (Letjen) TNI Dudung Abdurachman yang menyatakan semua agama benar di mata Tuhan.

Anwar melihat maksud Dudung sebenarnya baik yaitu ingin menunjukkan sesama para pemeluk agama yang berbeda bisa hidup berdampingan dengan rukun dan damai dalam negara ini.

Namun, lanjut Anwar Abbas, untuk mewujudkan cita-cita itu Letjen Dudung tidak harus menyatakan bahwa semua agama itu adalah sama di mata Tuhan.

"Karena pernyataan tersebut jelas  mengundang kontroversi dan pertanyaan yang mendasar, misalnya Tuhan agama mana yang menganggap semua agama itu sama di mata-Nya? Jadi dalam hal ini  Jenderal Dudung jelas telah salah dalam membuat kesimpulan karena beliau telah menyimpulkan sesuatu yang memang tidak sama," kata Anwar kepada JPNN.com, Kamis (16/9).

Anwar juga mengingatkan Letjen Dudung bahwa setiap agama memiliki Tuhan, kitab, tempat suci, dan cara-cara ibadah masing-masing. Di mana implementasinya juga berbeda antara satu dengan lainnya.

"Jadi untuk terciptanya kerukunan hidup yang baik di antara para pengikut agama-agama yang ada, yang harus kita lakukan bukanlah menyatakan bahwa semua agama itu adalah sama di mata Tuhan, tetapi bagaimana kita bisa mendorong dan menganjurkan kepada para pengikut dari agama yang berbeda-beda tersebut untuk bisa hidup rukun, aman, dan damai," jelas dia.

Karena itu, dia menilai diperlukan adanya toleransi, di mana masing-masing pihak bisa saling mengerti, saling memahami, dan saling menghargai agama serta keyakinan orang lain. Sebab, masing-masing pengikut agama itu adalah sah jika mereka menyatakan bahwa keyakinanannya yang paling benar.

Waketum MUI Anwar Abbas angkat suara mengenai pernyataan Letjen Dudung Abdurachman bahwa semua agama benar di mata Tuhan.