Soal Program Prabowo yang Diprotes Mahasiswa, JK Ogah Berkomentar
jpnn.com, JAKARTA - Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) ke-10 & 12, Jusuf Kalla, enggan mengomentari gejolak yang tengah terjadi di Indonesia.
Berbagai persoalan, mulai dari penolakan program Makan Bergizi Gratis (MBG), rupiah yang melemah, hingga desakan dihentikannya program prioritas Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka, mengemuka dalam aksi demo mahasiswa di sejumlah daerah.
Pria yang akrab dipanggil JK itu menolak mengomentari lebih lanjut mengenai kebijakan-kebijakan presiden yang diprotes masyarakat.
JK justru mengajak masyarakat untuk mendukung program pemerintah.
"Kita dukung pemerintah untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk rakyat secara keseluruhan," kata JK seusai menghadiri kegiatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah di Masjid Agung, Kota Bandung, Selasa (16/6/2026).
Dalam momen itu, JK yang juga Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengajak masyarakat untuk memakmurkan masjid.
Kemakmuran masjid ditentukan oleh jemaah yang datang ke masjid untuk beribadah.
Di samping memakmurkan masjid, menurutnya, perlu juga dipikirkan tentang kemakmuran masyarakat yang ada di sekitar masjid.
Mantan Wapres RI, Jusuf Kalla, menolak mengomentari gelombang protes program Prabowo Subianto. Begini pesan tegas untuk masyarakat.
- Ingatkan Hotman Paris, Pemuda Muhammadiyah: Cukup Bela Klien, Tak Perlu Bawa-Bawa Presiden
- Sukseskan Program Prabowo, Aliansi Asta Cita Luncurkan Gerakan Minum Susu
- Pakar Sebut Diplomasi Prabowo Buka Peluang Investasi bagi Indonesia
- Panen Raya Bareng Panglima & 3 Kepala Staf Angkatan, Prabowo: Bukti TNI Hadir Perkuat Kemandirian Pangan
- Jadi Pegawai Negeri Sipil Tak Membuat Pria Bersyukur, Korbannya Mahasiswa
- BGN Punya Tunggakan Rp1,6 Triliun kepada Pihak Ketiga
JPNN.com




