Soal Rencana Kendaraan Listrik Nasional, INDEF Beri Peringatan

Soal Rencana Kendaraan Listrik Nasional, INDEF Beri Peringatan
Pengunjung mengamati mobil listrik nasional dengan merek i2C ((Indigenous Indonesian Car) yang hadir di ajang pameran otomotif di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (27/7/2025). Teknologi Militer Indonesia (TMI), yayasan di bawah Kementerian Pertahanan, resmi memperkenalkan proyek mobil nasional berbasis baterai EV0 yang dinamai i2C.

Infrastruktur juga menjadi pekerjaan rumah. Ketersediaan stasiun pengisian kendaraan listrik perlu diperluas.

Sebelumnya, Presiden Prabowo dalam penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU APBN 2027 beserta Nota Keuangan, Jumat (14/8), menyampaikan rencana mempercepat elektrifikasi sarana mobilitas masyarakat.

Pemerintah juga menyiapkan insentif bagi perusahaan dalam negeri yang mampu memproduksi hingga satu juta motor listrik.

Langkah itu diharapkan tidak hanya mempercepat elektrifikasi, tetapi juga memperkuat industri otomotif nasional.

Sebelumnya, Prabowo juga menyampaikan ambisi menghadirkan mobil listrik nasional yang ditargetkan dapat direalisasikan paling lambat pada 2028.

Tantangannya kini bukan sekadar memproduksi kendaraan, tetapi memastikan seluruh ekosistemnya siap menopang ambisi tersebut. (ant/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Rencana pemerintah membangun kendaraan listrik nasional mendapat perhatian dari pengamat ekonomi.


Redaktur & Reporter : M. Rasyid Ridha

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News