Soal WhatsApp Call dan Video Call Dibatasi, Menkomdigi Berkomentar Begini
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafif mengomentari soal pembatasan layanan panggilan suara dan video berbasis internet atau voice over IP (VoIP).
Dia menegaskan pemerintah tidak membatasi layanan VoIP termasuk WhatsApp Call.
“Saya tegaskan pemerintah tidak merancang ataupun mempertimbangkan pembatasan WhatsApp Call. Informasi yang beredar tidak benar dan menyesatkan,” ujar Meutya Hafid dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (19/7).
VoIP (Voice over Internet Protocol) adalah layanan digital yang memungkinkan panggilan suara bisa dilakukan melalui internet, bukan menggunakan saluran telepon tradisional.
Penggunaannya semakin marak secara global tidak hanya di Indonesia karena kemudahan akses internet yang semakin baik di banyak negara.
Beberapa layanan VoIP yang dikenal dan banyak digunakan di Indonesia di antaranya seperti Google Meets, Microsoft Teams, Zoom, LINE Call, dan WhatsApp Call.
Meutya meluruskan kondisi sebenarnya adalah Kementerian Komdigi menerima usulan dari beberapa kalangan, di antaranya dari Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) dan Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel).
Asosiasi-asosiasi tersebut menyampaikan pandangan terkait penataan ekosistem digital, termasuk relasi antara penyedia layanan over-the-top (OTT) dan operator jaringan.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafif mengomentari soal pembatasan layanan panggilan suara dan video berbasis internet atau VoIP.
- Dukung Pencantuman Nomor Ponsel saat Registrasi Medsos, Anggota DPR Ini Sentil Buzzer
- Miris, Ratusan Ribu Anak di Indonesia Terjerat Judi Online
- 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judol
- Merespons Pernyataan Amien Rais, Menkomdigi: Fitnah dan Mengandung Ujaran Kebencian
- Dukung Menkomdigi, TelkomGroup Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak
- Daftar Pemenang Konektivitas Digital 2026, Meutya Terharu
JPNN.com




