Soeharto Jadi Pahlawan, Aktivis Ajak Masyarakat Bersikap Adil dalam Menilai Sejarah
jpnn.com, JAKARTA - Aktivis dan pegiat literasi pesantren Roland Gunawan mengakui kontribusi Soeharto kepada bangsa Indonesia cukup besar, meski tidak lepas dari kontroversi.
Dia mengajak masyarakat untuk melihat sosok Soeharto secara utuh, tidak hanya dari satu sisi.
Kontribusi Soeharto selama masa kepemimpinannya diuraikan melalui sejumlah program yang berhasil direalisasikan.
"Di antaranya termasuk penguatan ekonomi, terciptanya stabilitas keamanan, masifnya pembangunan infrastruktur, dan keberhasilan sektor pertanian yang menghasilkan swasembada pangan," kata Roland dikutip, Senin (10/11).
Selain itu, program-program sosial strategis seperti transmigrasi, KB (Keluarga Berencana) untuk menekan angka penduduk, pembangunan SD Inpres, dan wajib belajar sembilan tahun juga dicatat sebagai peninggalan penting.
"Kontribusi Soeharto pada saat menjadi presiden bisa dilihat dari program-program yang direalisasikan," ujar Roland.
Dia juga menambahkan bahwa penguatan ideologi negara melalui Penataran P4 dan PMP (Pendidikan Moral Pancasila) juga merupakan bagian dari legacy kepemimpinannya, meskipun dianggap sebagian kelompok itu bermasalah.
Roland mengajak untuk bersikap adil dalam menilai sejarah.
Aktivis dan pegiat literasi pesantren Roland Gunawan mengakui kontribusi Soeharto kepada bangsa Indonesia cukup besar, meski tidak lepas dari kontroversi.
- Fadli Zon Dorong Museum A.K. Gani Jadi Ruang Hidup Sejarah
- Menteri HAM Minta Kajian Human Rights 2036 Jadi Kompas Pembangunan Nasional
- FKN-08 Dorong Pengusaha Kecil dan Menengah Jadi Motor Pembangunan Nasional
- Meradjoet Sendja Ajak Masyarakat Merawat Sejarah lewat Musik dan Seni Pertunjukan
- Megawati Ungkit Perlakuan Soeharto terhadap Bung Karno, Ada Kepedihan
- Versi Azis Gerindra, 2027 Jadi Momentum Indonesia Berubah ke Negara Produktif
JPNN.com




