Soft Launching Sumitro Institute: Bersiap Memasuki Paradigma Baru Pembangunan
Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Fahri Hamzah yang juga alumnus FEUI menyampaikan ada beberapa tema yang selalu menjadi atensi Prof Sumitro.
“Ekonomi yang diajarkan Prof. Sumitro adalah ekonomi pembangunan yang menyentuh pedesaan, menggerakkan koperasi, mengentaskan kemiskinan, dan mengadaptasi masa depan,” tegas Fahri.
Ekonom dari FEUI Fithra Faisal Hastiadi menimpali, “Yang diperlukan bukan semata-mata pembangunan di Indonesia melainkan pembangunan Indonesia yang lebih inklusif, mengikutsertakan segenap masyarakat. Itulah yang ingin disampaikan Prof. Sumitro melalui pemikiran-pemikirannya selama ini.”
Ketua ILUNI FEUI Dr. Ubaidillah Nugraha menambahkan diskusi ini menjadi mukadimah bagi pembahasan yang lebih komprehensif mengenai Sumitronomics dan penerapannya di berbagai bidang.
Sejalan dengan itu, Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer (CIO) Danantara, menyampaikan Danantara tempatnya berkiprah kini, tak lain adalah wujud dari pemikiran Prof. Sumitro yang sudah dicetuskan semenjak puluhan tahun lalu.
“Danantara bukan hanya profit, tapi nilai, dan kedaulatan, yang sustainable. Oleh karena itu lebih dari optimalisasi kekayaannya, Danantara adalah optimalisasi pelakunya,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menyebut Prof. Sumitro adalah sosok pejuang ekonomi.
Mengenai hal ini pernah diulasnya dalam peringatan 100 tahun Prof. Sumitro di tahun 2017.
Perhimpunan murid Profesor Sumitro Djojohadikusumo mengumumkan soft launching Sumitro Institute pada Minggu, 1 Juni 2025.
- Bertemu Menteri Hukum, PB SEMMI Dorong Kolaborasi Mahasiswa Dalam Pembangunan Hukum
- Tiga Dekade Reformasi, Ibas Dorong Demokrasi dan Pembangunan Bisa Berjalan Beriringan
- DPR Perkuat Sinergi dengan Kepala Desa untuk Dorong Pembangunan dari Desa
- Dorong Standar Bangunan Hijau, VRV DAIKIN Raih Predikat Green Label Indonesia Tertinggi
- Wamendagri Bima Arya Dorong Anggota DPRD Wujudkan Pembangunan Berkeadilan Ekologis
- Catatan Golkar: Tiongkok, Inspirasi, Transformasi Industri, hingga Pemerataan Pembangunan
JPNN.com




