Soroti Aksi Tolak Kenaikan Pertamax, Ongen: Mahasiswa Membela Siapa?
jpnn.com, JAKARTA - Aktivis 98 sekaligus pakar maritim, Yulian Paonganan atau Ongen, mengkritik aksi mahasiswa yang memprotes kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax.
Menurutnya, demonstrasi tersebut menunjukkan adanya pergeseran orientasi gerakan mahasiswa dari membela masyarakat kecil menjadi memperjuangkan kepentingan kelompok yang lebih mampu secara ekonomi.
Ongen menilai publik perlu melihat persoalan kenaikan harga BBM secara objektif. Dia menegaskan bahwa yang mengalami penyesuaian harga adalah Pertamax sebagai BBM non-subsidi, sedangkan Pertalite yang digunakan mayoritas masyarakat berpenghasilan rendah tidak mengalami kenaikan.
Menurut dia, fakta tersebut seharusnya menjadi pertimbangan utama sebelum mahasiswa memutuskan turun ke jalan.
Ongen mempertanyakan alasan aksi yang berfokus pada penurunan harga Pertamax, sementara perlindungan terhadap pengguna BBM subsidi tetap dipertahankan pemerintah.
“Yang naik itu Pertamax, BBM non-subsidi. Yang dipakai rakyat kecil, Pertalite, tidak naik. Kalau mahasiswa demo karena Pertamax naik, lalu yang sedang dibela sebenarnya siapa?” ujar Ongen kepada wartawan, Jumat (12/6).
Dia menilai karakter gerakan mahasiswa saat ini berbeda dengan gerakan pada era 1990-an. Menurutnya, mahasiswa pada masa reformasi turun ke jalan karena persoalan yang secara langsung memengaruhi kehidupan masyarakat luas, seperti krisis ekonomi, kenaikan harga kebutuhan pokok, pengangguran, dan ketidakadilan sosial.
Ongen mengatakan perjuangan mahasiswa pada masa itu berorientasi pada kepentingan rakyat banyak. Karena itu, ia mempertanyakan relevansi aksi demonstrasi yang berfokus pada kenaikan harga BBM non-subsidi.
Aktivis 98 Ongen menilai aksi mahasiswa menolak kenaikan Pertamax justru membela kepentingan kalangan mampu.
- Jadi Pegawai Negeri Sipil Tak Membuat Pria Bersyukur, Korbannya Mahasiswa
- BSKDN Ajak KKN Uncen Gali Potensi Ekonomi Kreatif Masyarakat Yapen
- Brigjen Rico: Ekspedisi Cicatih Cetak Generasi Tangguh
- PINTU Ajak Mahasiswa HIMAPEN Memahami Peluang Investasi
- Bea Cukai Tingkatkan Pemahaman Mahasiswa Lewat Kunjungan Edukatif
- Dituding Mengintimidasi Mahasiswa, Kejati Sumbar Angkat Bicara
JPNN.com




